Page 548 - Laporan PPL PPG Daljab Tahap 3
P. 548

dapat diukur. Misalkan hambatan listrik, arus listrik, tegangan listrik, daya
          listrik, energi listrik, frekuensi, kecepatan putar dan lain sebagainya.
          Perlu dipahami bahwa syarat terjadinya suatu pengukuran adalah sebagai
          berikut :

             1.  Adanya besaran yang akan kita ukur
             2.  Adanya alat ukur
             3.  Adanya orang yang mengukur

          Tidak ada pengukuran yang tepat, pasti terdapat kesalahan walaupun itu
          sangat kecil. Hal ini dapat disebabkan karena beberapa factor yaitu :

             1.  Sumber Daya Manusia ( SDM )
             2.  Kondisi alat ukur
             3.  Cara penggunaan alat ukur
             4.  Kondisi lingkungan
          Jenis – Jenis Alat Ukur dan Pemasangannya

             Dalam dunia listrik dan elektronika, akan banyak kita jumpai berbagai
          macam alat ukur. Alat ukur ini masing – masing digunakan sesuai dengan
          fungsinya.  Berdasarkan  pembacaannya,  alat  ukur  dapat  diklasifikasikan
          menjadi 2 jenis yaitu alat ukur analog dan alat ukur digital. Alat ukur analog
          pembacaannya  menggunakan  jarum  sedangkan  alat  ukur  digital
          pembacaannya  sudah  menggunakan  angka.  Sedangkan  jika  dilihat  dari
          penggunannya,  alat  ukur  diklasifikasikan  menjadi  2  jenis  yaitu  alat  ukur
          spesifik dan alat ukur multi fungsi. Alat ukur spesifik hanya dapat digunakan
          untuk mengukur satu buah besaran saja. Sedangkan alat ukur multi fungsi
          dapat digunakan untuk mengukur beberapa besaran.
          Nama  sebuah  alat  ukur  biasanya  diambil  dari  nama  satuannya  dan
          ditambah  dengan  kata  meter.  Berikur  ini  table  nama  -  nama  alat  ukur
          beserta fungsi dan pemasangannya :







                                          15
   543   544   545   546   547   548   549   550   551   552   553