Page 551 - Laporan PPL PPG Daljab Tahap 3
P. 551

SOP Penggunaan Alat Ukur
             SOP atau yang kita kenal sebagai Standart Operational Prosedure adalah
          ketenttuan – ketentuan standar dalam melakukan suatu proses pekerjaan
          yang sudah diakui oleh dunia. Setiap bidang pekerjaan pasti terdapat SOP,
          demikian  juga  dengan  pengukuran.  Secara  garis  besar,  SOP  dalam  suatu
          pengukuran adalah sebagai berikut :
             1.  Pahami terlebih dahulu jenis besaran yang akan kita ukur, apakah
                 besaran AC atau DC.
             2.  Untuk  keamanan  alat  ukur,  gunakanlah  skala  terbesar  terlebih
                 dahulu.
             3.  Pastikan alat ukur mempunyai batas ukur yang mampu mengukur
                 besaran yang akan kita ukur.
             4.  Posisikan alat ukur sesuai dengan keterangan pada spesifikasi alat
                 ukur tersebut.
             5.  Cara  penyambungan  dari  alat  ukur  harus  benar  sesuai  dengan
                 daftar spesifikasinya.
             6.  Tidak  dibenarkan  melakukan  pengukuran  didaerah  yang
                 mengandung medan magnet yang besar.
             7.  Jika belum paham betul, tanyakan kepada ahlinya. Jangan sekali –
                 kali mencoba – coba.
          Dengan melaksanakan dan memahami SOP dari pengukuran tersebut, maka
          setidaknya  akan  mengurangi  resiko  kecelakaan  kerja  dalam  proses
          pengukuran.
          Pembacaan Skala Alat Ukur

             Pada dasarnya pembacaan skala ukur pada alat ukur besaran – besaran
          listrik dan elektronika hampir sama dengan pembacaan skala pada alat ukur
          mekanik seperti penggaris. Pada masing – masing skala terdapat garis – garis
          skala yang nilainya bisa sama setiap bagian atau berbeda setiap bagiannya.
          Berikut ini akan dijelaskan bagaimana cara pembacaan skala pada alat ukur
          AVO  meter.  Garis  skala  pada  AVO  meter  terdiri  dari  garis  skala  untuk
          pengukuran hambatan, tegangan dan arus. Untuk pengukuran hambatan,
          garis skalanya adalah yang paling atas dan garis skala lainya dapat digunakan


                                          18
   546   547   548   549   550   551   552   553   554   555   556