Page 58 - Produk Lili Permaisuri Setelah Semhas
P. 58
GERAK MELINGKAR BERATURAN
Hubungan Besaran-Besaran Sudut dan
C Besaran Tangensial
1. Posisi sudut ϴ dan panjang lintasan s
Gambar diatas menunjukan titik P bergerak
melingkar dengan sumbu tetap O dan jari-jari R. jika
P bergerak dari A ke B dengan menempuh lintasan
busur sejauh s, sedangkan posisi sudut membentuk
adalah ϴ, maka diperoleh hubungan:
ϴ =
Dengan :
ϴ = lintasan/ posisi sudut (rad)
s = busur lintasan (m)
Gambar 3. 4 Titik p berotasi dengan sumbu tetap O R = jari-jari (m)
dan jari-jari R
Sumber: Fisika, Sumarsono, 2009
2. Kecepatan sudut ω dan kecepatan linear
Jika persamaan-persamaan kecepatan linear dan kecepatan anguler ditulis kembali, akan diperoleh
persamaan baru seperti berikut.
Hubungan antara kecepatan linear (v) dan kecepatan anguler (ω ) dapat ditulis menjadi
v = ω. r Dengan : = kecepatan linear (m/s)
v
ω = kecepatan anguler (rad/s)
r = jari-jari lintasan (m)
45
FISIKA EDUPARK
Untuk SMA/MA