Page 61 - Produk Lili Permaisuri Setelah Semhas
P. 61
GERAK MELINGKAR BERATURAN
D Hubungan Roda-Roda pada Gerak Melingkar
Berpikir Kreatif dan Inovatif
Pernahkah ananda melihat anak-anak bersepeda di
depan GOR Haji Agus Salim?
Pernahkah Ananda bermain sepeda di sana? Jika
pernah, Ananda pasti pernah mengalami kendala
dengan rantai sepeda yang digunakan. Tanpa
sengaja Ananda pasti pernah melihat bagaimana
bentuk roda-roda pada rantai sepeda. Bagaimana
bentuknya? Apakah kedua jari jari sepeda tersebut
sepusat atau tidak ?
Perhatikanlah Gambar 3.7, Pada gambar tersebut
terlihat ada tiga benda bundar, roda, gir depan dan
gir belakang. Ketiga benda bundar tersebut saling
berhubungan membentuk sistem dan dinamakan
Gambar 3. 7 Sistem hubungan roda-roda pada sepeda
Sumber: Doc. Pribadi dan Fisika 1, Nurachmandani, 2009 hubungan roda-roda.
Gerak melingkar dapat dipindahkan dari sebuah benda berbentuk lingkaran ke benda lain yang juga
berbentuk lingkaran. Hubungan roda-roda pada gerak melingkar dapat berupa sistem langsung yaitu
dengan memakai roda-roda gigi atau roda-roda gesek, atau sistem tak langsung, yaitu dengan memakai
rantai/pita.
Pada Gambar 3.8 di samping menunjukkan roda I berputar atau
bergerak melingkar beraturan hingga roda II mengikutinya
bergerak melingkar beraturan. Hubungan roda-roda pada gerak
melingkar, baik memakai sistem langsung atau tak langsung,
kecepatan linier (v) roda tersebut baik roda I dan II adalah sama,
tetapi kecepatan sudutnya (ω) berlainan. Dengan demikian dapat
dirumuskan sebagai berikut:
Gambar 3. 8 Hubungan roda-roda ,(a) sistem langsung, dan
(b) sistem tak langsung Dengan:
Sumber: Fisika, Sumarsono, 2009
v = kecepatan linier roda I (m/s)
1
v = kecepatan linier roda II (m/s)
2
ω = kecepatan sudut roda I (rad/s) 48
1
ω = kecepatan sudut roda II (rad/s)
2
R = jari-jari roda I (m)
1
FISIKA EDUPARK R = jari-jari roda II (m)
2
Untuk SMA/MA