Page 40 - _DRAFT BUKU SITI WULANDARI_
P. 40
Kebutuhan Investasi Pendidikan
Langkah pertama dalam mengintegrasikan pendidikan kependudukan adalah dengan
melakukan pemetaan terhadap modal sosial. Secara sederhana, modal sosial dapat diartikan
sebagai tingkat kepercayaan yang terbangun dalam suatu komunitas, yang berasal dari nilai-
nilai budaya seperti etika dan moral. Nilai-nilai ini berfungsi sebagai dasar untuk membangun
pemahaman bersama dan kesepakatan yang saling dipercaya antar anggotanya. Modal sosial
sendiri merupakan suatu proses yang terus berkembang seiring waktu dan dapat dilihat sebagai
karakteristik dalam organisasi sosial, yang melibatkan aspek kepercayaan, norma, serta
jaringan kerja yang terjalin di dalamnya. Modal sosial ini juga berkaitan erat dengan sumber
daya manusia, yang meliputi pengetahuan, keterampilan, dan keahlian individu. Keterampilan
ini menjadi salah satu ciri utama dalam kewirausahaan.
Pendekatan berbasis modal manusia berasumsi bahwa investasi di satu sektor akan
membawa manfaat di sektor lain, yang akhirnya akan berkontribusi pada kesejahteraan
masyarakat. Misalnya, investasi dalam pendidikan dapat meningkatkan kualitas sumber daya
manusia, yang pada gilirannya dapat mendorong peningkatan ekonomi. Kesejahteraan sosial
dan ekonomi dapat dicapai melalui investasi pada modal manusia, baik secara individu maupun
kolektif. Oleh karena itu, setiap individu perlu aktif berusaha untuk memperoleh pengetahuan
melalui pendidikan formal untuk membangun kredibilitas mereka. Menurut Reimers-Hild et
al. (2007) modal manusia menjadi faktor utama dalam upaya mengurangi kemiskinan, sehingga
penting bagi setiap individu untuk terus berinvestasi dalam modal manusia mereka guna
mengembangkan dan mempertahankan kreativitas serta kemampuan inovatif mereka. Menurut
Kusumastuti (2016) keterlibatan dalam modal sosial akan mendorong partisipasi aktif dari
semua elemen masyarakat. Hal ini dapat diwujudkan melalui media yang tepat, prinsip saling
menjaga antar anggota, serta kemampuan untuk memobilisasi sumber daya yang ada di seluruh
kelompok.
39