Page 44 - TUGAS- JULITA-2305110596 -BUKU SAKU
P. 44
3. Memanfaatkan teknologi: Menggunakan aplikasi media sosial atau platform
pembelajaran daring.
4. Mengembangkan materi pembelajaran: Mengembangkan materi pembelajaran yang
relevan dan menari
7.3 Pendidik Sebagai Industri
Pendidikan sebagai industri produk dan jasa harus menyerahkan pada pelanggan (siswa)
untuk memanfaatkan keluarannya, yakni peluang pembelajaran. Bagaimana
memanfaatkan layanan jasa ilmu pengetahuan dan keterampilan yang disediakan
pendidikan, untuk menjadikan siswa seoptimum mungkin. Pendidikan di ibaratkan
seperti sebuah bengkel motor yang menyediakan alat dan fasilitas dan bimbingan merakit
motor, tetapi siswa harus merakit sendiri. Tiap siswa harus meracik sendiri pembelajaran
yang dibutuhkan, tentu dengan bimbingan dosen sehingga memungkinkan dirinya
berkembang seoptimum mungkin.
Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, masih memahami pendidikan sebagai
industri produk atau barang, yang berorientasi pada penyeragaman lulusan. Jika
pendidikan merupakan pabrik, dan keluarannya adalah lulusan, tentulah menyeragamkan
lulusan itu ide cemerlang. Akhirnya, akan selalu kembali pada prinsip bagaimana kita
memandang pendidikan sebagai industri produk atau industri jas Hakikatnya, prinsip
dasar pendidikan sebagai “industri produk dan jasa”, kualitas produknya diukur dari
sistem INPUT-PROSES-OUTPUT (IPO), dengan perencanaan, analisis, dengan kontrol
yang ketat. Maka pendidikan adalah industri jasa yang menjanjikan profit kemakmuran
bagi masyarakat Indonesia.