Page 223 - Kelas X Seni Budaya BS Sem 2 press
P. 223

Pementasan   teater merupakan hasil kreativitas para pendukung pentas,
                    yakni pelaku seni (sutradara, pemeran, pemusik, penari dan para penata
                    artistik) dan penggiat seni (pimpinan produksi dan panitia pementasan
                    nonartistik).

                        Kreativitas merupakan kegiatan mencipta atau menghadirkan sesuatu
                    yang baru. Kreativitas teater adalah suatu metode atau cara untuk
                    mengoptimalkan kemampuan pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam
                    pembelajaran seni teater terhadap penguasaan dan pengolahan; tubuh, suara,
                    sukma dan pikir yang dimiliki para siswa dengan totalitas, penuh kesadaran,
                    dan tanggungjawab sesuai tugas yang diembannya. Sehingga melalui
                    pembelajaran pementasan seni teater diperoleh     manfaat ganda, berupa:
                    kebugaran, kecerdasan, kebersamaan, kedisiplinan dan terjadi peningkatan
                    kualitas dalam melatih tanggungjawab melalui media pementasan  teater.
                        Teater sebagai pementasan yang akan dijadikan materi pembelajaran
                    merupakan kegiatan akhir atau puncak dari sebuah proses memahami teater
                    tradisional menjadi objek utama dalam penciptaan peristiwa kesenian. Tetapi
                    peristiwa kesenian yang akan terjadi pada pementasannya, tidak luput dari
                    upaya yang dilakukan para panitia non artistik di dalamnya. Dengan demikian,
                    baik pelaku seni (artistik) maupun penggiat seni (non artistik) sama-sama
                    berperan penting di dalam sebuah pementasan. Bahkan dengan berakhirnya
                    pementasan teater, tidak otomatis berakhir pula kegiatan non materi seni (non
                    artistik). Mengapa demikian? Karena panitia kesenian bersifat non   materi
                    seni yang ditanggungjawabi Pimpinan Produksi, tugas dan tanggungjawabnya
                    berakhir dengan sebuah laporan kegiatan pementasan    teater secara tertulis
                    dan dapat dipertanggungjawabkan.
                        Pementasan teater sebagai bentuk kegiatan pembelajaran, baik di sekolah
                    atau di luar sekolah dapat dilakukan dengan beberapan tahapan penting.
                    Tahapan-tahapan tersebut, meliputi: prapementasan, pementasan dan pasca
                    pementasan.

                    1.  Tahap  Prapementasan
                        Prapementasan adalah kegiatan akhir persiapan atau kegiatan awal
                    sebelum berlangsungnya pementasan dalam hitungan hari atau waktu
                    menjelang pementasan. Kegiatan prapementasan, meliputi persiapan
                    pementasan teater menjelang pementasan yang sesungguhnya berupa
                    serangkaian tindakan dari panitia non artistik dan artistik pentas guna
                    menyukseskan pementasan sesuai waktu yang telah direncanakan.
                        a.  Persiapan Materi Artistik Pementasan Teater

                            Persiapan materi artistik pementasan teater merupakan persiapan
                        akhir pementasan sebagai tindak lanjut dari kegiatan gladi  kotor  yang


                                                                                                                                                     Seni Budaya   215
   218   219   220   221   222   223   224   225   226   227   228