Page 12 - e-Modul PPKn 7nanadiklat
P. 12

1.  Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
              2.  Memajukan kesejahteraan umum
              3.  Mencerdaskan anak bangsa
              4.  Ikut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian
                  abadi, dan keadilan sosial
                     Kerja sama dalam masyarakat sering diartikan dengan gotong royong dan disebut dengan
              bahasa atau istilah berbeda dalam setiap daerah asalnya. Maka dari itu, kerja sama adalah sebuah
              inti dalam pembangunan masyarakat bermoral dan sadar akan keberadaannya sebagai mahluk sosial
              di atas muka bumi ini.

                     Berbagai  bentuk  gotong  royong  menunjukkan  adanya  potensi  kerja  sama  masyarakat
              Indonesia dalam berbagai bidang kehidupan. Gotong royong berasal dari kata gotong yang berarti
              “pikul” atau angkat dan kata royong yang berarti “bersama-sama”. Dengan demikian, gotong royong
              bermakna  bekerja  atau  menyelesaikan  tugas  secara  bersama-sama  untuk  mencapai  hasil  yang
              diinginkan. Dalam konsep gotong royong: pekerjaan dilakukan secara sukarela atau tanpa pamrih
              oleh seluruh warga sesuai dengan kemampuannya masing-masing.
                     Ada  beberapa  faktor  pendorong  dan  penghambat  gotong  royong.  Faktor-faktor  tersebut
              dapat dilihat pada tabel berikut.

                         Faktor Pendorong                                 Faktor Penghambat
                Setiap orang yang terlibat dalam sebuah            Pihak yang terlibat kerjasama mau menang
                kerjasama memahami tugasnya masing-masing.         sendiri atau egois.
                Saling menghargai diantara pihak-pihak yang        Mendahulukan  kepentingan  pribadi daripada
                terlibat.                                          kepentingan kelompok.
                Memecahkan masalah secara bersama-sama atau  Tidak bertanggung jawab.
                melalui musyawarah.
                Sering melakukan koordinasi.                       Tidak memahami tugasnya masing-masing.

                Memiliki kecenderungan untuk mencapai              Sosialisasi yang kurang
                kesejahteraan

                     Bintarto (1980) menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang erat antara gotong royong dan
              nilai budaya. Di dalam hubungan tersebut, terdapat empat konsep berikut.
              1.  Manusia tidak sendiri di alam semesta. Manusia hanya sebagian kecil dari alam semesta. .
              2.  Manusia pada hakikatnya bergantung dalam berbagai aspek kehidupan dengan sesamanya.

              3.  Manusia harus selalu menjaga hubungan baik dengan sesamanya.
              4.  Manusia senantiasa berusaha konform (sesuai dengan) sesamanya dalam komunitas (ada prinsip
                  kesetaraan).

           B.  Arti Pentingnya Kerja Sama
                     Kerjasama (cooperation) dimaksudkan sebagai usaha bersama antara orang perorangan atau
              kelompok  manusia  untuk  mencapai  suatu  atau  beberapa  tujuan  bersama.  Bentuk  dan  pola-pola
              kerjasama  dapat dijumpai  pada  semua  kelompok  manusia.  Kebiasaan-kebiasaan.  dan  sikap-sikap
              demikian dimulai sejak masa kanak-kanak di dalam kehidupan keluarga atau kelompok-kelompok
              kekerabatan. Atas dasar itu anak tersebut akan menggambarkan bermacam-macam pola kerjasama
              setelah dia menjadi dewasa. Bentuk kerjasama tersebut berkembang apabila orang dapat digerakkan

              untuk mencapai suatu tujuan bersama dan harus ada kesadaran bahwa tujuan tersebut dikemudian
           Modul PPKn Kelas VII Smt. Genap                                                      12
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17