Page 55 - BUKU GABUNGAN revisi 17.11.24_Neat
P. 55
Fisika Modern Terintegrasi Etnosains
Clerk Maxwell. Percobaan Michelson-Morley pada tahun 1887, yang bertujuan
mendeteksi gerakan Bumi melalui 'eter' (medium hipotetis untuk gelombang
cahaya), gagal menunjukkan adanya perubahan kecepatan cahaya, yang
menimbulkan kebingungan. Pada tahun 1905, Einstein mempublikasikan
makalah "On the Electrodynamics of Moving Bodies," yang mengusulkan teori
relativitas khusus. Teori ini merevolusi konsep ruang dan waktu dengan
memperkenalkan dua postulat yang menyatakan bahwa hukum-hukum fisika
adalah sama dalam semua kerangka acuan inersia, dan bahwa kecepatan
cahaya dalam vakum adalah konstan dan independen dari gerakan sumber
atau pengamat.
Einstein mengajukan dua postulat dasar dalam teori relativitas khusus:
1. Postulat Relativitas: Hukum-hukum fisika adalah sama dalam semua
kerangka acuan inersia, yang berarti tidak ada kerangka acuan yang istimewa
atau absolut.
2. Postulat Kecepatan Cahaya: Kecepatan cahaya dalam vakum adalah
konstan dan sama untuk semua pengamat, terlepas dari gerakan relatif
mereka terhadap sumber cahaya. Kecepatan cahaya ini adalah batas
kecepatan tertinggi di alam semesta.
Selanjutnya konsekuensi relativitas Einstein antara lain yaitu dilatasi waktu
dan kontraksi panjang atau pemendekan panjang, Dilatasi waktu berkaitan
dengan waktu yang berjalan lebih lambat untuk pengamat yang bergerak relatif
terhadap pengamat yang diam. Ini dikenal sebagai "time dilation." Kontraksi
panjang berkaitan dengan panjang benda yang bergerak relatif terhadap
pengamat akan terlihat lebih pendek. Fenomena ini disebut "length contraction."
Selanjutnya massa dan energi saling terkait, sebagaimana dirumuskan dalam
2
persamaan terkenal = , yang menyatakan bahwa massa dapat diubah
menjadi energi dan sebaliknya.
49