Page 63 - BUKU GABUNGAN revisi 17.11.24_Neat
P. 63
Fisika Modern Terintegrasi Etnosains
b) Pengamat di daerah di mana gravitasi diabaikan, tapi lift bergerak ke atas
dengan percepatan + . Menurut Einstein, kerangka acuan dalam (a) dan
(b) adalah setara dalam segala hal. Tidak ada eksperimen lokal dapat
membedakan perbedaan antara dua frame.
c) Seorang pengamat melihat seberkas cahaya dalam lift yang dipercepat.
d) Prediksi Einstein dari perilaku seberkas cahaya di medan gravitasi.
Einstein mengembangkan gagasannya lebih lanjut dengan menyatakan
bahwa tidak ada eksperimen, baik dalam mekanika maupun dalam bidang lain,
yang dapat membedakan kedua situasi tersebut. Perluasan gagasan ini ke
semua fenomena fisika, bukan hanya mekanika, menghasilkan implikasi yang
menarik. Sebagai ilustrasi, bayangkan sebuah pulsa cahaya dikirimkan secara
horizontal di dalam lift yang sedang dipercepat ke atas di ruang hampa, seperti
yang terlihat pada Gambar 3.1c. Dari sudut pandang pengamat dalam kerangka
inersia di luar lift, cahaya akan bergerak dalam garis lurus, sementara lantai lift
bergerak naik dengan percepatan(Jewett, 2010:257).
Namun, berdasarkan kesetaraan antara situasi pada Gambar 3.1a dan
3.1b untuk semua fenomena, Einstein menyimpulkan bahwa berkas cahaya
juga akan mengalami pembelokan ke bawah akibat medan gravitasi,
sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 3.1d. Eksperimen-eksperimen telah
mengkonfirmasi efek ini, meskipun pembelokan yang terjadi sangat kecil.
Sebagai contoh, seberkas laser yang ditembakkan secara horizontal akan
mengalami penurunan kurang dari 1 cm setelah menempuh jarak sejauh 6000
km. (Efek pembelokan ini tidak dapat dijelaskan oleh teori gravitasi Newton).
Teori relativitas umum Einstein didasarkan pada dua postulat utama:
1. Semua hukum alam berlaku dalam bentuk yang sama untuk pengamat di
semua kerangka acuan, baik yang dipercepat maupun tidak.
57