Page 44 - Salam Cinta Quran - Agustus 2021_Neat
P. 44
44 AMAZING MA G AZINE E di s i A gu s tu s 2 0 2 1
Selalu Ada Jalan untuk
Belajar Al-Quran
Kontributor: Nuraini Rangkuti & Amanda Dwi Praharani
E ri Murniasih, Bu Eri, dan menyarankan ribu rupiah saja. Akhirnya
seorang ibu rumah
Bu Eri untuk mengikuti
dengan berat hati Bu Eri
tangga yang
menghubungi Pak Indra atau
tinggal di Wonogiri training tersebut dengan menghubungi Pak Indra
kembali untuk memutuskan
Jawa Tengah ini merupakan Pak Urfan. Waktu itu, Bu mundur saja karena uangnya
seorang pembelajar sejati Eri langsung menghubungi kurang. Tetapi Pak Indra saat
di Cinta Quran (CQ) Call. Pak Indra dan alhamdulillah itu memberikan jawaban yang
Motivasi Bu Eri belajar dapat respon yang sangat di luar dugaan. Beliau bilang,
Al-Quran adalah ingin luar biasa baik. Awalnya, “Ibu Eri lanjut saja ya untuk
memperbaiki bacaannya Bu Eri masih bingung dan mengikuti kajian tashlihnya,
dan ingin terus berinteraksi banyak bertanya. Bersyukur meskipun biaya belajar
bersama Al-Quran, juga ada Pak Indra yang saat itu sebesar tiga ratus ribu rupiah,
tentunya ingin mendapatkan membantu mengarahkan Ibu cukup transfer dua ratus
bimbingan dari ustaz dan beliau untuk bisa mendaftar. empat puluh ribu Rupiah saja.”
ustazah CQ Call.
Apa mau dikata, selalu ada Masya Allah hari itu juga Bu
Tanggal 9 Juni 2020 ujian dahulu sebelum acara Eri langsung mentransfer
menjadi cerita awal mula kenaikan kelas, terjadilah biaya belajar tersebut, dan
Bu Eri menjadi bagian dari kendala pada Bu Eri saat akhirnya beliau bisa ikut
pembelajar sejati di Cinta ingin mentransfer biaya training Tashlih yang saat itu
Quran. Saat itu, beliau untuk belajar tashlihnya. kalau tidak salah dibimbing
mendapatkan informasi dari Ketika itu saldo di rekening oleh Ustaz Boni Shallehuddin
temannya yang bernama Ibu beliau tidak mencukupi,
Esti yang tinggal di Pondok sehingga tidak bisa transfer
Aren, Tangerang Selatan. Bu melalui ATM. Akhirnya Bu
Esti memberikan informasi Eri memutuskan untuk
tentang Training Metode mentransfer uangnya melalui
Tashlih yang waktu itu beliau BRI Link. Beliau pun pergi ke
ikuti secara offline (tatap BRI Link dengan membawa
muka) di Bintaro. uang kurang lebih tiga ratus
dua puluh ribu rupiah. Saat
Namun, setelah datangnya beliau memberikan uang ke
pandemi, akhirnya kajiannya BRI Link untuk ditransfer,
dilanjutkan secara online ternyata dikenakan biaya
via aplikasi Zoom Meeting. admin kurang lebih dua
Bu Esti pun memberikan puluh lima ribu rupiah.
nomor kontak Pak Indra (tim
CQ Call) kepada Bu Eri. Bu Pada saat itu, qadarullah
Esti bilang, saat ada kajian Bu Eri hanya mempunyai
langsung teringat dengan uang tiga ratus dua puluh