Page 49 - Salam Cinta Quran - Agustus 2021_Neat
P. 49
AMAZING MA G AZINE 49
U staz Fatih Karim (UFK) dan Mewakili pertanyaan Sahabat Cinta Quran,
Ummu Sajjad lantas melontaskan sebauh
Ummu Sajjad membahas
tentang cara menyikapi
menyikapi kematian?”
kematian dalam sebuah pertanyaan, “Bagaimanakah seharusnya kita
video Q n A. Di tengah musim
pandemi Covid-19, banyak orang yang UFK pun menuturkan, jadi mati itu kalau
terpapar, dan saat mereka menjalani ditakuti wajar karena kita manusia punya
isoman ada yang tidak bisa tidur alias gharizatul baqa (naluri mempertahankan diri).
mengalami insomnia. Saat mereka Taku rugi, takut kehilangan anak, atau mati
memejamkan mata, yang terbayang itu manusiawi. Itu fitrah manusia. Tapi kalau
dalam pikiran adalah ketakutan akan kita memahami hakikat hidup, hidup ini ada
kematian mengingat banyak diberitakan siang ada malam. Bagaimana kita bisa takut
saudara kita yang wafat setelah terpapar malam, padahal ia pasti datang? Sebaliknya
Covid-19. bagaimana pula kita bisa takut siang, dia pasti
datang?
“Jadi hidup dan mati ini bergiliran. Allah
menciptakan hidup dan mati ini adalah
untuk menguji kita sejauh mana dari kita itu
yang terbaik amalnya. Jadi, hidup dan mati
ini adalah rangkaian yang tidak bisa kita
hindarkan” jelas UFK.
Kita takut, mati akan datang. Begitu pun jika
kita berani menghadapinya, saat kita sehat
dan dalam segala kondisi, mati akan tetap
datang. Jadi, takkan ada seorang pun yang
bisa lari dari kematian.
“Jadi yang dibangun seharusnya bukanlah
takut matinya, melainkan takutlah pada
kehidupan setelah kematian. Kenapa harus
takut? Karena hidup setelah mati itu abadi,”
tutur UFK.
Kalau bahagia, bahagianya abadi. Kalau
menderita, penderitaan di sana pun abadi.
Di dunia mungkin jika kita sakit terpapar
Covid-19 itu hanya sementara. Namun justru
yang mengerikan adalah setelah meninggal,
yaitu menghadapi fase kehidupan yang abadi.
Hidup sesudah mati tidak ada ibadah,
tapi yang ada adalah yaumul jaza (hari
pembalasan). Maka dari itu, sudah
seharusnya yang wajib kita persiapkan adalah
bekal terbaik hidup kita untuk menghadapi
kehidupan setelah kematian.