Page 31 - E-Modul Sistem Basis Data
P. 31
Pada level fisik, kita harus mendefinisikan algoritma yang memungkinkan
pengaksesan yang efisien (yang cepat) terhadap data. Pada level yang lebih tinggi,
yang dipentingkan bukan hanya efisiensi akses, tetapi juga efisiensi interaksi
pemakai dengan sistem (kemudahan permintaan akses).
Data Manipulation Language (DML) merupakan bahasa yang bertujuan
memudahkan pemakai untuk mengakses data sebagaimana direpresentasikan oleh
Model Data. Ada 2 jenis DML, yaitu:
1. Prosedural, yang mensyaratkan agar pemakai menentukan, data apa
yang diinginkan serta bagaimana cara mendapatkannya.
2. Non Prosedural, yang membuat pemakai dapat menentukan data apa
yang diinginkan tanpa menyebutkan bagaimana cara mendapatkannya.
2.4 Struktur Sistem Basis Data Keseluruhan
Sebuah sistem pengelola basis data (DBMS) terbagi atas modul-modul yang
masing-masing memiliki tanggung jawab dalam membentuk struktur sistem
keseluruhan. Beberapa fungsi dalam sistem pengelola basis data mungkin telah
disediakan oleh sistem operasi. Tetapi dalam banyak hal, sistem operasi hanya
menyediakan layanan-layanan (services) dasar. Kelengkapan fungsi antara DBMS
yang satu dengan yang lain bisa berbeda, baik dari sisi kualitas maupun
kuantitasnya. DBMS sederhana seperti dBase atau MS-Access misalnya, tidak
mengakomodasi pemakaian basis data oleh banyak pemakai. Tetapi dengan DBMS
semacam Oracle Database, MS-SQL Server atau MySQL hal itu telah
terakomodasi dengan baik.
Sebuah sistem pengelola basis data (DBMS) umumnya memiliki sejumlah
komponen fungsional (modul) seperti:
19