Page 35 - E-Modul Sistem Basis Data
P. 35
struktur masing-masing tabel. Di dalam penerapan basis data, penetapan struktur
tersebut harus dilakukan sebelum penyimpanan datanya dapat dilakukan.
Berikut adalah contoh data yang akan kita gunakan (tentu saja data yang ada
dalam contoh ini mungkin belum menggambarkan kenyataan yang sesungguhnya,
tetapi itu dirasa cukup sebagai bahan untuk pembahasan berikutnya):
a. Data Mahasiwa, dengan isi sebagai berikut:
NIM Nama Mahasiswa Alamat_Mhs Tgl_Lahir
100001 Ali Akbar Jl. Dago Pojok 91, Bandung 40135 2 Jan 1992
100002 Budi Haryanto Jl. Pasantren 24D, Cimahi 40533 6 Okt 1991
100003 Indah Susanti Jl. Anggrek 15, Sumedang 45323 15 Mei 1991
100004 Hasanudin Jl. Titiran No. 2, Bandung 40133 21 Jun 1992
Tabel 3. 1 Data Mahasiswa
Dengan data di atas dapat kita ketahui beberapa karakteristik tabel, seperti
berikut ini:
• Data Mahasiswa tersebut memiliki 4 (empat) buah kolom data.
• Kolom pertama berisi data angka tetapi tidak menunjukkan suatu jumlah
(disebut alfa numerik) dengan lebar (banyaknya karakter) tetap, yaitu 6
karakter (dijit).
• Kolom kedua berisi data karakter (string atau text) dengan lebar
maksimum 30 karakter. Angka 30 ini merupakan perkiraan bahwa untuk
nama mahasiswa yang sudah ada dan nama mahasiswa lain yang
menyusul untuk ditambahkan, tidak ada yang melebihi 30 karakter.
Akan tetapi jika ternyata ada mahasiswa yang namanya. melebihi 30
karakter, maka nama tersebut harus kita singkat agar dapat tertampung.
23