Page 48 - E-Modul Sistem Basis Data
P. 48
Tanpa mempertimbangkan masalah efisiensi, data tambahan di atas dapat
segera kita implementasikan. Struktur dari kedua tabel tambahan tersebut dapat kita
tetapkan sebagai berikut:
a. Tabel Nilai, dengan struktur:
Nama Kolom Tipe Lebar Untuk Menampung Data
nama_kul character 30 nama setiap mata kuliah
nim character 6 nomor induk mahasiswa
nama_mhs character 30 nama setiap mahasiswa
indeks_nilai character 1 indeks mata kuliah yang diambil
Tabel 3. 11 Tabel Nilai dengan struktur
b. Tabel Jadwal, dengan struktur:
Nama Kolom Tipe Lebar Untuk Menampung Data
nama_kul character 30 nama setiap mata kuliah
waktu character 60 waktu penyelenggaraan mata kuliah
tempat character 10 tempat penyelenggaraan mata kuliah
nama_dos character 35 nama setiap dosen
Tabel 3. 12 Tabel Jadwal dengan struktur
Dan dengan adanya kedua tabel tambahan yang menunjukkan relasi antar
tabel-tabel sebelumnya, maka syarat minimal sebuah basis data telah terpenuhi.
Tetapi sekali lagi perlu diperhatikan, persoalan utama dalam penerapan basis data
bukanlah agar data yang kita miliki dapat segera kita simpan. Yang paling penting
untuk dipikirkan justru bagaimana agar operasi-operasi selanjutnya (pencarian data,
pengubahan data hingga penghapusan data) dapat kita lakukan dengan cepat dan
mudah.
36