Page 52 - E-Modul Sistem Basis Data
P. 52
adanya basis data yang baik itu belum mendesak. Tapi hal itu akan menjadi
kebutuhan mutlak jika kita terlibat pada sistem yang lebih kompleks dan harus
membangun basis data yang besar (baik dari sisi jumlah tabel yang terlibat dan
volume data dari masing-masing tabel). Upaya pembentukan basis data yang baik
tersebut akan bisa lebih mudah jika dilakukan dengan lebih dulu membuat
perancangan basis data.
Bagaimana upaya/cara yang harus kita lakukan untuk mendapatkan basis
data yang baik itu melalui perancangan basis data tersebut akan dijelaskan lebih
mendalam pada bab-bab berikutnya. Perancangan basis data dilaksanakan dengan
menerapkan sejumlah teori terhadap data (fakta) yang telah kita miliki. Aspek
perancangan itulah yang sebenarnya menjadi misi utama penulisan buku ini.
Pembentukan basis data yang baik (efisien) sendiri sebagai sebuah hasil
perancangan yang matang akan memberi sejumlah karakteristik dan keuntungan
seperti:
• Struktur basis data (tabel-tabel dan relasi antar tabel) yang lebih kompak.
• Struktur masing-masing tabel yang lebih efisien dan sistematis.
• Kebutuhan ruang penyimpanan data (memori sekunder) yang lebih efisien.
• Semakin kecil (efisiensi) ukuran tabel, maka akan semakin cepat operasi basis
data yang kita lakukan.
• Efisiensi tersebut ditandai dengan redundansi data yang optimal (catatan: dalam
basis data relasional, redundansi data tidak mungkin dihindari). Optimalnya
redundansi ini akan dapat meningkatkan integritas data, karena upaya
penjalaran perubahan data dari sebuah tabel ke tabel-tabel yang lain yang
berhubungan akan bisa dibuat minimal.
40