Page 24 - E-MODUL interaktif teknik dasar menjahit
P. 24
2) Angkat kaki pengangkat kain: Angkat kaki pengangkat kain
untuk memudahkan akses ke bagian dalam mesin.
3) Oleskan sedikit demi sedikit: Gunakan pipet atau kain bersih
untuk mengoleskan sedikit oli pada titik-titik pelumasan. Hindari
mengoleskan terlalu banyak oli karena dapat menyebabkan
kotoran menempel.
4) Putar roda tangan: Setelah melumasi, putar roda tangan beberapa
kali untuk menyebarkan oli secara merata.
5) Bersihkan kelebihan oli: Gunakan kain bersih untuk
membersihkan kelebihan oli yang menetes.
(d) Frekuensi Pelumasan:
Frekuensi pelumasan tergantung pada seberapa sering Anda
menggunakan mesin jahit. Sebagai panduan umum, lakukan
pelumasan setiap 6-12 bulan sekali atau sesuai dengan petunjuk
dalam buku manual.
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan:
(a) Jangan terlalu sering melumasi: Terlalu banyak pelumas dapat
menarik debu dan kotoran, malah merusak mesin.
(b) Jangan semprotkan pelumas secara langsung: Semprotan pelumas
dapat menyebar ke bagian-bagian mesin yang tidak perlu dan
menyebabkan kerusakan.
(c) Bersihkan mesin secara teratur: Sebelum melumasi, pastikan
mesin jahit dalam keadaan bersih dari debu dan serat kain.
24