Page 23 - E-MODUL interaktif teknik dasar menjahit
P. 23

(2) Minimal sekali sebulan:
                                 (a) Lakukan pembersihan lebih menyeluruh.
                                 (b) Angkat kaki pengangkat kain dan bersihkan bagian bawahnya.
                                 (c) Periksa adanya benang yang kusut atau terjepit.
                         b)  Perawatan Berkala:
                              (1) Oiling
                                     Oleskan sedikit minyak khusus mesin jahit pada bagian yang bergerak,
                                  seperti batang pengatur tegangan benang dan poros jarum. Jangan terlalu
                                  banyak mengoleskan minyak, cukup sedikit saja.
                              (2) Ganti jarum secara rutin:
                                     Jarum yang tumpul atau bengkok dapat merusak kain dan mesin jahit.
                                  Gantilah jarum setiap 8-10 jam penggunaan.
                              (3) Simpan di tempat yang kering:
                                     Setelah digunakan, tutup mesin jahit dengan penutupnya dan simpan di
                                  tempat yang kering dan sejuk. Hindari tempat yang lembab karena dapat
                                  menyebabkan karat.
                              (4)  Hindari dari debu:
                                     Simpan  mesin  jahit  di  tempat  yang  tidak  berdebu.  Debu  dapat
                                  menumpuk dan mengganggu kinerja mesin.


                              (5) Jangan dipaksakan:
                                         Jika mesin jahit mengalami masalah, jangan dipaksakan untuk terus
                                  digunakan. Segera bawa ke tukang servis untuk diperbaiki.
                              (6) Melumasi mesin agar tetap bekerja dengan baik.
                                         Melumasi mesin jahit secara berkala sangat penting untuk menjaga
                                  kelancaran  gerakan  bagian-bagian  mesin,  mengurangi  gesekan,  dan
                                  mencegah keausan. Pelumas akan membantu mesin bekerja lebih efisien
                                  dan awet.
                                  Tips Melumasi Mesin Jahit:
                                     (a) Gunakan Pelumas yang Tepat:
                                        1)  Oli khusus mesin jahit: Gunakan oli yang dirancang khusus untuk
                                            mesin jahit. Oli ini memiliki viskositas yang tepat dan tidak akan
                                            merusak komponen mesin.
                                        2)  Hindari minyak goreng atau oli lain: Jenis oli lain dapat merusak
                                            komponen mesin dan menyebabkan kerusakan.
                                     (b) Identifikasi Titik Pelumasan:
                                        1)  Konsultasikan buku manual mesin jahit Anda untuk mengetahui
                                            titik-titik yang perlu dilumasi. Biasanya, titik pelumasan ditandai
                                            dengan tanda panah atau titik-titik kecil.
                                        2)  Titik  yang  umum  perlu  dilumasi  adalah  poros  jarum,  batang
                                            pengatur  tegangan  benang,  dan  bagian-bagian  yang  bergerak
                                            lainnya.
                                     (c) Cara Melumasi:
                                        1)  Matikan  mesin:  Pastikan  mesin  jahit  dalam  keadaan  mati  dan
                                            kabel listrik sudah dicabut.



                                                                                                       23
   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28