Page 15 - ORTAKER UINSA
P. 15
- 15 -
a. penyiapan bahan perencanaan, penyusunan, dan
pelaksanaan kebijakan teknis di bidang pendidikan
agama Islam;
b. pelayanan dan pemenuhan standar nasional
pendidikan agama Islam;
c. bimbingan teknis dan supervisi di bidang pendidikan
agama Islam pada pendidikan anak usia dini, taman
kanak-kanak, sekolah dasar/sekolah dasar luar biasa,
sekolah menengah pertama/sekolah menengah
pertama luar biasa, dan sekolah menengah atas/
sekolah menengah atas luar biasa/sekolah menengah
kejuruan;
d. pengelolaan data dan sistem informasi pendidikan
agama Islam; dan
e. evaluasi dan penyusunan laporan di bidang
pendidikan agama Islam.
Pasal 24
Susunan organisasi Bidang Pendidikan Agama Islam,
terdiri atas:
a. Seksi Pendidikan Agama Islam pada Pendidikan Anak
Usia Dini dan Taman Kanak-Kanak;
b. Seksi Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Dasar/
Sekolah Dasar Luar Biasa;
c. Seksi Pendidikan Agama Islam pada Sekolah
Menengah Pertama/Sekolah Menengah Pertama Luar
Biasa;
d. Seksi Pendidikan Agama Islam pada Sekolah
Menengah Atas/Sekolah Menengah Atas Luar Biasa/
Sekolah Menengah Kejuruan;
e. Seksi Sistem Informasi Pendidikan Agama Islam; dan
f. Kelompok Jabatan Fungsional.
Pasal 25
(1) Seksi Pendidikan Agama Islam pada Pendidikan Anak
Usia Dini dan Taman Kanak-Kanak sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 24 huruf a bertugas melakukan

