Page 498 - ORTAKER UINSA
P. 498

- 498 -



                                     (2)  Kepala  Kantor  Kementerian  Agama  kabupaten/kota,

                                          Kepala  Bagian,  dan  Kepala  Bidang  merupakan

                                          Jabatan Administrator atau jabatan struktural eselon
                                          IIIa.

                                     (3)  Pembimbing         Masyarakat         merupakan         Jabatan

                                          Administrator atau jabatan setara dengan eselon IIIb.
                                     (4)  Kepala  Subbagian  dan  Kepala  Seksi  merupakan

                                          Jabatan Pengawas atau jabatan struktural eselon IVa.

                                     (5)  Penyelenggara  merupakan  Jabatan  Pengawas  atau
                                          jabatan setara dengan eselon IVb.



                                                                Pasal 900
                                     (1)  Pejabat  Pimpinan  Tinggi  Pratama  atau  Pejabat

                                          struktural  eselon  II  diangkat  dan  diberhentikan  oleh

                                          Menteri Agama.
                                     (2)  Pejabat  Administrator  atau  pejabat  struktural  eselon

                                          III  dan  Pejabat  Pengawas  atau  pejabat  struktural

                                          eselon  IV  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  pejabat
                                          yang  diberi  pelimpahan  wewenang  oleh  Menteri

                                          Agama.


                                                                    BAB V

                                                  KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

                                                                Pasal 901

                                     (1)  Kelompok  jabatan  fungsional  terdiri  atas  sejumlah
                                          jabatan  fungsional  yang  terbagi  dalam  berbagai  jenis

                                          dan  jenjang  jabatan  fungsional  sesuai  dengan  bidang

                                          keahlian.
                                     (2)  Jumlah  tenaga  fungsional  sebagaimana  dimaksud

                                          pada ayat (1) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan

                                          beban kerja.
                                     (3)  Jenis  dan  jenjang  jabatan  fungsional  sebagaimana

                                          dimaksud  pada  ayat  (1)  diatur  sesuai  dengan
                                          ketentuan peraturan perundang-undangan.
   493   494   495   496   497   498   499   500   501   502   503