Page 73 - Kelas_11_SMA_Sejarah_Indonesia_Semester_1_Siswa_2016
P. 73

Pada zaman  Neolitikum, di samping
                 berkembangnya jenis kapak batu juga ditemukan
                 barang-barang perhiasan, seperti gelang dari batu,
                 juga alat-alat gerabah atau tembikar.


                      Perlu kamu ketahui bahwa manusia purba
                 waktu itu sudah memiliki pengetahuan tentang
                 kualitas bebatuan untuk peralatan. Penemuan dari
                 berbagai situs menunjukkan bahan yang paling
                 sering dipergunakan adalah jenis batuan kersikan
                 (silicified stones), seperti gamping kersikan,
                 tufa kersikan, kalsedon, dan jasper. Jenis-jenis
                 batuan ini di samping keras, sifatnya yang retas
                 dengan pecahan yang cenderung tajam dan
                 tipis, sehingga memudahkan pengerjaan. Di        Sumber:  Direktorat  Permuseuman.  1997.
                                                                  Untaian Manik-Manik Nusantara. Jakarta:
                 beberapa  situs  yang  mengandung  fosil-fosil   Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
                 kayu, seperti di Kali Baksoka (Jawa Timur) dan   Gambar 1.38 Perhiasan Batu
                 Kali Ogan (Sumatra Selatan) tampak ada upaya
                 pemanfaatan fosil untuk bahan peralatan. Pada
                 saat lingkungan tidak menyediakan bahan yang
                 baik, ada kecenderungan untuk memanfaatkan
                 batuan yang tersedia di sekitar hunian, walaupun
                 kualitasnya kurang baik. Contoh semacam ini
                 dapat diamati pada situs Kedunggamping di
                 sebelah timur Pacitan, Cibaganjing di Cilacap,
                 dan Kali Kering di Sumba yang pada umumnya
                 menggunakan bahan andesit untuk peralatan.       Sumber: Taufik Abdullah dan A.B Lapian
                                                                  (ed). 2012. Indonesia Dalam Arus Sejarah.
                                                                  jilid I. Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve.
                                                                  Gambar 1.39 Nekara
                 c.   Perkembangan Zaman Logam


                      Mengakhiri zaman batu masa Neolitikum maka dimulailah
                 zaman logam.  Sebagai  bentuk  masa  perundagian.  Zaman  logam
                 di Kepulauan Indonesia ini agak berbeda bila dibandingkan dengan
                 yang ada di Eropa. Di Eropa zaman logam ini mengalami tiga fase,


 Semester 1                                                                      Sejarah Indonesia  65
   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78