Page 75 - Kelas_11_SMA_Sejarah_Indonesia_Semester_1_Siswa_2016
P. 75

yang banyak ditemukan di Papua, Maluku, dan Sulawesi Selatan dikaitkan
                 dengan ritual penghormatan atau pemujaan nenek moyang, kesuburan,
                 dan inisiasi. Gambar dinding yang tertera pada goa-goa mengambarkan
                 pada jenis binatang yang diburu atau binatang yang digunakan untuk
                 membantu dalam perburuan. Anjing adalah binatang yang digunakan
                 oleh manusia pra-aksara untuk berburu binatang.


                      Bentuk pola hunian dengan menggunakan penadah angin,
                 menghasilkan pola menetap pada manusia masa itu. Pola hunian itu
                 sampai saat ini masih digunakan oleh Suku Bangsa Punan yang tersebar di
                 Kalimantan. Bentuk hunian itu merupakan bagian bentuk awal arsitektur
                 di luar tempat hunian di goa. Secara sederhana penadah angin merupakan
                 suatu konsep tata ruangan yang memberikan secara implisit memberikan
                 batas ruang. Pada kehidupan dengan masyarakat berburu yang masih sangat
                 tergantung pada alam, mereka lebih mengikut ritme dan bentuk geografis
                 alam. Dengan demikian konsep ruang mereka masih kurang bersifat
                 geometris teratur. Pola garis lengkung tak teratur seperti aliran sungai, dan
                 pola spiral seperti route yang ditempuh mungkin adalah citra pola ruang
                 utama mereka. Ruang
                 demikian    belum
                 mengutamakan
                 arah utama. Secara
                 sederhana  dapatlah
                 kita lihat bahwa,
                 pada   masa   pra-
                 aksara konsep tata
                 ruang, atau yang
                 saat ini kita kenal
                 dengan arsitektur itu
                 sudah mereka kenal.






                                     Sumber : Harry Widianto dan Truman Simanjuntak. 2011. Jejak Langkah Setelah
                                     Sangiran. Jawa Tengah: Balai Pelastarian Situs Manusia Purba Sangiran.
                                     Gambar 1.41 Pola Lukisan tangan yang ditemukan di Indonesia


 Semester 1                                                                      Sejarah Indonesia  67
   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80