Page 20 - C:\Users\User\Documents\Flip PDF Professional\ISO 31000\
P. 20
ISO 31000:2018(E)
6.5.3 Menyiapkan dan melaksanakan rencana penanganan risiko
Tujuan rencana penanganan risiko adalah untuk menentukan cara melaksanakan opsi penanganan
risiko yang tlah ditentukan, sehingga pihak-pihak yang terlibat memahami hal-hal yang perlu
dilakukan, dan kemajuan pelaksanaan rencana penanganan dapat dipantau. Rencana penangana
harus secara jelas menyatakan urutan pelaksanaan rencana penanganan risiko.
Rencana Penanganan harus diintegrasikan ke dalam rencana manajemen dan proses organisasi, dan
integrasi tersebut dilakukan dengan berkonsultasi dengan pemangku kepentingan yang tepat.
Informasi yang terdapat dalam rencana penanganan harus mencakup:
- Alasan pemilihan opsi penanganan, termasuk manfaat dapat diperoleh dari opsi tersebut;
- Pihak-pihak yang memiliki kewajiban dan bertanggung jawab untuk menyetujui dan
mengimplementasikan rencana tersebut;
- tindakan yang diusulkan;
- sumber daya yang dibutuhkan, termasuk kontinjensi;
- ukuran kinerja;
- batasan;
- pelaporan dan pemantauan yang dibutuhkan;
- waktu tindakan akan dilakukan dan diselesaikan.
6.6 Pemantauan dan Kaji Ulang (Monitoring & Review)
Tujuan pemantauan dan kaji ulang adalah untuk memastikan dan meningkatkan kualitas dan
efektivitas desain, implementasi, dan hasil proses manajemen risiko. Pemantauan berkelanjutan dan
tinjauan berkala atas proses Manajemen Risiko dan hasilnya harus menjadi bagian yang direncanakan
dari proses Manajemen Risiko, dengan tanggung jawab pelaksanaan yang ditetapkan dengan jelas.
Pemantauan dan kaji ulang harus dilakukan di semua tahapan proses. Pemantauan dan peninjauan
mencakup perencanaan, pengumpulan dan analisis informasi, pencatatan hasil serta pemberian
umpan balik.
Hasil pemantauan dan kaji ulang harus dimanfaatkan dalam seluruh aktivitas manajemen kinerja,
pengukuran, dan pelaporan organisasi.
6.7 Dokumentasi dan Pelaporan (Recording & Reporting)
Proses Manajemen Risiko dan hasilnya harus didokumentasikan dan dilaporkan melalui mekanisme
yang tepat. Dokumentasi dan pelaporan bertujuan untuk:
- mengkomunikasikan kegiatan Manajemen Risiko dan hasilnya di seluruh organisasi;
- memberikan informasi untuk pengambilan keputusan;
- memperbaiki kegiatan Manajemen Risiko;
- membantu interaksi dengan para pemangku kepentingan, termasuk pihak-pihak yang memiliki
tanggung jawab dan akuntabilitas dalam kegiatan Manajemen Risiko.