Page 51 - EBOOK_Dasar - Dasar Pakan Ternak 2
P. 51
a) Stek
Pengambilan stek atau sering juga disebut dengan pemotongan stek
ini dapat menggunakan alat pisau, golok dan sabit yang tajam,
dengan harapan agar dihasilkan permukaan potongan yang halus
atau tidak cacat. Pemotongan stek apabila menggunakan alat yang
tumpul atau kurang tajam dapat mengakibatkan cacat atau rusaknya
stek tersebut.
Pemotongan stek dapat dilakukan dengan posisi miring, atau datar.
Namun yang baik adalah stek dipotong pada posisi miring. Dengan
alasan potongan yang miring pada stek mempunyai permukaan
yang lebih luas bila dibandingkan dengan stek yang potongannya
datar. Stek batang rumput yang dipotong pada posisi datar atau rata,
kemungkinan pecah pada bagian yang digunakan untuk bibit adalah
besar.
Penampilan stek yang dipotong pada posisi miring mempunyai
kelebihan antara lain bila ditanam akan lebih mudah untuk
menancapkannya, bila dibandingkan dengan stek yang dipotong
pada posisi datar. Kemudian bila ada hujan atau air siraman yang
jatuh pada ujung stek bisa mengalir kebawah, sehingga tidak
menyebabkan stek busuk.
Untuk sudut kemiringan pemotongan stek kurang lebih 45 derajat,
sedangkan batang atau pucuk yang diambil minimal 2 mata tunas
atau panjangnya kurang 20-25 cm. Sedangkan cara pengambilan
stek terlebih dahulu batang dibersihkan dari pelepah daunnya, baru
kemudian dilakukan pemotongan pada posisi miring.
39

