Page 92 - EBOOK_Dasar - Dasar Pakan Ternak 2
P. 92
Kultur teknis yaitu dengan cara pengaturan jarak tanam dan
penggunaan tumbuhan penutup tanah (Cover crops)
Biologis dengan menggunakan predator atau musuh alami
Selain tiga cara pemberantasan gulma yang lazim di lakukan seperti
tersebut di atas, pemberantasan gulma juga dapat dilakukan dengan
cara kimia yaitu menggunakan herbisida kontak langsung atau sistemik
dengan cara penyemprotan
2) Pengairan
Semua tanaman memerlukan air untuk proses pertumbuhan dan
perkembangannya. Air merupakan salah satu faktor penentu naik
turunnya produksi tanaman hijauan pakan. Pembagian air yang tidak
merata menyebabkan kelebihan air di satu sisi dan kekurangan air disisi
lainnya, sehingga dapat menyebabkan merosotnya produksi suatu
kultur. Oleh karena itu perlu dilakukan pengelolaan air dengan benar.
Keadaan air tanah yang berlebih tidak berarti akan membuat tanaman
menjadi lebih subur. Kelebihan air justru dapat menyebabkan kerugian,
diantaranya:
Perakaran akan menjadi lemah.
Tanah menjadi terlalu dingin, menyebabkan perkembangan
tanaman menjadi lambat, suhu akan menurun dan
perkecambahan akan terganggu (berhenti)
Pengolahan tanah menjadi sulit. Pengolahan tanah harus tepat,
dilakukan sebelum atau sesudah terjadinya genangan air.
Biasanya akan banyak tanah yang melekat pada alat.
Pertumbuhan rumput liar (gulma) semakin cepat dan banyak.
Pengairan tanaman hijauan pakan ternak dilakukan apabila tanaman
tersebut menunjukkan gejala kekurangan air. Pengairan tanaman
hijauan pakan ternak dapat menggunakan air irigasi, air tanah atau air
limbah dari kandang, dengan cara mengalirkan ke lokasi lahan hijauan
80

