Page 97 - EBOOK_Dasar - Dasar Pakan Ternak 2
P. 97
Karena persaingan tanah dan tanaman. Bila suatu unsur sudah
sangat berkurang pada suatu tanah, maka unsur tersebut akan
diikat kuat-kuat oleh tanah sehingga sulit diserap oleh tanaman.
f) Pupuk yang akan digunakan
Jenis pupuk yang akan digunakan dipertimbangkan berdasarkan
beberapa kriteria:
Pupuk yang mengandung N. Pupuk ini harus melepaskan N pada
waktu dibutuhkan tanaman. Hal ini dapat diatur dengan dua
langkah, yaitu waktu pemupukan yang tepat dan pemilihan
bentuk N yang tepat. Bentuk amonia digunakan menjelang
musim penghujan, sedangkan bentuk nitrat dipergunakan
menjelang musim kemarau.
Pupuk yang mengandung P. Pupuk P tergantung jenis tanah.
Pada tanah masam pupuk P semua bentuk dapat digunakan,
sedang tanah berkapur hanya digunakan pupuk P yang mencair.
Pupuk yang mengandung K. Jika tanaman tidak tahan terhadap
chloor, maka digunakan pupuk kalium sulfat, jika tanaman tahan
terhadap chloor menggunakan pupuk yang mengandung Cl lebih
ekonomis. Patent kali juga dapat digunakan.
Pupuk tunggal dan pupuk majemuk. Penggunaan pupuk
majemuk diandang lebih hemat dari aspek tenaga kerja.
Secara umum, saran penggunaan pupuk untuk budidaya tanaman
hijauan pakan adalah: untuk tanah yang kurang subur biasanya
pupuk kandang yang diperlukan per ha sebanyak ± 30 – 100
kwt/Ha/tahun. Jika menggunakan pupuk an organik dapat diberikan
150 kg Urea/Za, 75 kg TSP, dan 50 Kg ZK /Ha/tahun.
g) Waktu pemupukan
Waktu pemupukan tanaman hijauan pakan ternak dapat dilakukan
secara bersamaan pada saat pengolahan tanah / lahan. Apabila
85

