Page 3 - Sesi 5.indd
P. 3

b.   Sifat virus seperti benda mati antara lain adalah tidak melakukan metabolisme, tidak
                       bernapas, tidak bergerak, dan di luar tubuh berbentuk kristal.



              2.   Ukuran Tubuh Virus
                  Ukuran tubuh virus sangat kecil, kurang lebih antara 20-300 nm (1 nm = 10 mm). Virus
                                                                                     –6
                  yang berukuran kecil, yaitu sekitar 20 nm antara lain adalah Poliovirus (penyebab penyakit
                  polio), Aphthovirus (penyebab penyakit kuku dan mulut pada ternak sapi), dan Coxsackie
                  B virus (virus yang menyerang jantung, hati, pankreas, dan pleura manusia). Virus yang
                  berukuran besar, yaitu antara 150-300 nm atau lebih antara lain adalah Parainfluenza virus
                  (virus  yang  menyerang  saluran  pernapasan),  Paramyxovirus  (virus  yang  menyebabkan
                  penyakit gondong), Morbilivirus (virus yang menyebabkan penyakit campak), dan Tobacco
                  Mosaic Virus (virus yang menyebabkan penyakit mosaik pada tembakau).
                       Untuk mengetahui ukuran virus yang sangat kecil tersebut, ada beberapa cara yang
                  dapat dilakukan, yaitu sebagai berikut.

                  a.   Pengamatan langsung menggunakan mikroskop elektron
                       Mikroskop elektron merupakan mikroskop yang memiliki kemampuan perbesaran
                       objek  hingga  2  juta  kali.  Oleh  sebab  itu,  mikroskop  ini  dapat  digunakan  untuk
                       mengamati virus.
                  b.   Sedimentasi dalam ultrasentrifugasi
                       Partikel  virus  disuspensikan  ke  dalam  suatu  cairan  sehingga  partikel  tersebut
                       mengendap.  Hubungan  antara  ukuran  partikel  dan  laju  pengendapan  dapat
                       digunakan untuk menentukan ukuran virus.
                  c.   Filtrasi melalui selaput kolodion yang memiliki porositas bertingkat
                       Sediaan virus dilewatkan melalui serangkaian selaput dengan ukuran yang berbeda-
                       beda. Ukuran virus ditentukan berdasarkan selaput yang dapat dilewati atau tidak
                       oleh virus.
                  d.   Melakukan pengukuran perbandingan

                       Cara  ini  dilakukan  dengan  membandingkan  ukuran  virus  yang  ingin  diketahui
                       dengan ukuran virus yang dijadikan acuan. Contoh virus acuan adalah bakteriofag
                       yang memiliki ukuran antara 10-100 nm.


              3.   Bentuk Virus

                  Virus memiliki bentuk yang bermacam-macam, seperti batang, bulat, oval (peluru), filamen
                  (benang), polihedral, dan seperti huruf T.

                  a.   Bentuk batang, misalnya TMV (Tobacco Mosaic Virus).
                  b.   Bentuk batang dengan ujung oval seperti peluru, misalnya Rhabdovirus.


                                                      3
   1   2   3   4   5   6   7   8