Page 1369 - ATP 2024_Neat
P. 1369
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
Keterangan:
Kalian tinggal membubuhkan keterangan pada aspek penilaian, misalnya
untuk tema: sesuai kisah dalam hikayat. Kalau terjadi penyimpangan, tulislah
tidak sesuai tema asli dalam hikayat. Sementara untuk gaya penuturan, kalian
dapat memberikan keterangan, misalnya "pembacaan terlalu kaku atau tidak
kreatif".
B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK
▪ Guru dan peserta didik mencari berbagai informasi tentang membaca hikayat
bertema ragam kekayaan budaya (membacakan cerpen hasil alih wahana dari
hikayat) media atau website resmi dibawa nauangan kementerian pendidikan,
kebudayaan, riset dan teknologi.
▪ Buku Guru dan Siswa Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut: Cakap Berbahasa dan
Bersastra Indonesia untuk SMA/MA Kelas XII: Penerbit, Pusat Perbukuan,Badan
Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
C. GLOSARIUM
▪ hikayat: karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yang berisi cerita, undang-
undang, dan silsilah bersifat rekaan, keagamaan, historis, biografis, atau gabungan
sifat-sifat itu, dibaca untuk pelipur lara, pembangkit semangat juang, atau sekadar
untuk meramaikan pesta
▪ mengevaluasi: memberikan penilaian.
D. DAFTAR PUSTAKA
Aksan, Hermawan. 2015. Proses Kreatif Menulis Cerpen. Bandung: Nuansa
Cendekia.
Aminuddin. 2011. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru
Algesindo.
Barbary, H. Iberamsyah. 2015. 1001 Gurindam. Jakarta: Enter Media.
Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut SMA Fase F Kelas XII

