Page 17 - Modul Pengembangan Pangan Fungsional
P. 17

Asam  Lemak  Jenuh  (Saturated  Fatty  Acid/SFA)'5  Terdapat  dalam  produk

                   hewani seperti susu penuh, krim, keju, daging-daging berlemak seperti daging sapi,
                   daging sapi muda, daging babi dan ham. Juga terdapat dalam beberapa produk nabati

                   termasuk minyak kelapa, minyak biji palm dan vegetable shortening. Asupan dalam
                   jumlah banyak, secara signifikan tidak hanya meningkatkan kadar kolesterol LDL, akan

                   tetapi sekaligus meningkatkan kadar kolesterol HDL darah. Dengan demikian secara
                   otomatis  meningkatkan  kadar  kolesterol  total  darah  (yang  jumlahnya  merupakan

                   paduan kolesterol LDL dan HDL), serta memperkecil rasio kolesterol Total : HDL.

                          Konsumsi tinggi lemak jenuh mengakibatkan hati memproduksi kolesterol LDL
                   dalam  jumlah  besar  yang  berhubungan  dengan  kejadian  penyakit  jantung  dan

                   meningkatkan kadar kolesterol dalam darah sehingga dapat menyebabkan trombosis.

                   Namun, hal tersebut tergantung pada jenis bahan makanan. Minyak kelapa dan kelapa
                   sawit banyak mengandung asam lemak jenuh (palmitat), tetapi jenis minyak ini tidak

                   menyebabkan  peningkatan  kadar  kolesterol  darah.  Hasil  penelitian  menyebutkan
                   bahwa asupan asam lemak jenuh rantai panjang (LCFA) menyebabkan peningkatan

                   kadar  kolesterol  darah  yang  berbeda  daripada  asam  lemak  jenuh  rantai  medium
                   (MCFA). Perbedaan tersebut meliputi proses pencernaan dan metabolisme di dalam

                   tubuh  serta  menghasilkan  produkproduk  komponen  zat  bioaktif  yang  berbeda  pula.

                   Dengan kata lain, setiap jenis golongan asam lemak mempunyai dampak fisiologis dan
                   biologis yang berbeda terhadap kesehatan.


                   C. Pengaruh Pengolahan Terhadap Asam Lemak Jenuh

                          Lemak  jenuh adalah  lemak  yang  terdiri  dari trigliserida dengan  hanya asam
                   lemak jenuh. Asam lemak jenuh tidak memiliki ikatan rantai ganda di antara atom-atom

                   karbonnya  sehingga  disebut  penuh  dengan  hidrogen.  Asam  lemak  jenuh  memiliki

                   jumlah atom karbon yang bervariasi mulai dari tiga (asam propionat) hingga 36 (asam
                   heksatriakontanoat). Asam lemak jenuh terdapat dalam berbagai jenis produk makanan.

                   Produk    hewani    yang    mengandung      banyak    lemak    jenuh    diantaranya

                   adalah krim, keju, mentega, minyak  samin, suet, lemak  babi,  dan  lemak  yang
                   menempel  pada daging.  Sedangkan  hasil  tanaman  yang  mengandung  banyak  lemak

                   jenuh  diantaranya  adalah minyak  kelapa, minyak  biji  kapas, minyak  inti  sawit,
                   dan mentega coklat. Produk dan makanan yang diproses dari bahan dengan lemak jenuh

                   dipastikan akan mengandung lemak jenuh tinggi.






                                                                                                    16
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22