Page 41 - Modul Pengembangan Pangan Fungsional
P. 41

dan terperangkap dalam jaringan, yang membuat enzim-enzim pencernaan tidak

                       dapat masuk ke molekul pati (Haralampu, 2000). RS1 secara fisik dapat diperoleh
                       secara  langsung,  seperti  pada  biji-bijian  atau  leguminosa  dan  biji  yang  tidak

                       diproses (Gambar 7)










                             Gambar 7. Struktur pati tahan cerna tipe RS1 (Salijata et al. 2006)

                   2.  Tipe 2 (RS2), terdapat secara alami pada pati yang tidak tergelatinisasi karena tidak
                       dimasak,  misalnya  pati  kentang,  pisang  dan  bahan  tinggi  amilosa  lainnya.  Pati

                       resisten tipe 2 mempunyai ujung glukosa struktur pati. Karena terperangkap kuat,
                       pati  tahan  terhadap  hidrolisis  enzim  amylase,  namun  ketika  pemasakan  dapat

                       hilang akibat lepasnya barier seluler dan kerusakan granula pati (Sculz, 1993). RS2
                       secara  alami  terdapat  di  dalam  struktur  granula,  seperti  kentang  yang  belum

                       dimasak, juga pada tepung pisang dan tepung jagung yang mengandung banyak

                       amilosa (Gambar 8).











                             Gambar 8. Struktur pati tahan cerna tipe RS2 (Salijata et al. 2006)

                   3.  Tipe  3  (RS3),  adalah  molekul  pati  yang  terbentuk  selama  pemanasan  lalu

                       pendinginan  pati.  Terjadinya  retrogradasi  pati  yang  menghasilkan  makrokristal
                       yang membuat pati tahan terhadap panas dan enzim. Struktur pati resisten tipe 3

                       sangat stabil terhadap panas dan enzim. Struktur pati resisten tipe 3 sangat stabil
                       terhadap suhu dan hanya bisa dipecah pada suhu 85-150°. Asp and Bjork (1992)

                       menyatakan  makin  tinggi  kadar  amilosa  pati  maka  makin  tinggi  pula  kadar
                       resistensinya.  Granula  pati  yang  kaya  amilosa  mempunyai  kemampuan




                                                                                                    40
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46