Page 42 - Modul Pengembangan Pangan Fungsional
P. 42

mengkristal  yang  lebih  besar,  yang  disebabkan  oleh  lebih  intensifnya  ikatan

                       hidrogen,  akibatnya  tidak  dapat  mengembang  atau  mengalami  gelatinisasi
                       sempurna  pada  waktu  pemasakan  sehingga  tercerna  lebih  lambat.  Pati

                       teretrogradasi  adalah  pati  yang  paling  resisten  terhadap  hidrolisis  enzim
                       pencernaan.














                             Gambar 9. Struktur pati tahan cerna tipe RS3 (Salijata et al. 2006)
                   4.  Tipe  4  (RS4),  merupakan  pati  hasil  modifikasi  secara  kimia  atau  pati  hasil

                       repolimerasi  seperti  halnya  terbentuknya  ikatan  silang   pada  rantai  polimer
                       (Croghan, 2001).

















                            Gambar 10. Struktur pati tahan cerna tipe RS4 (Salijata et al. 2006)


                          Tiap jenis pati resisten memberikan efek fisiologis yang berbeda. Perbedaan

                   efek fisiologis juga ditemukan pada sumber makanan dari jenis pati resisten, seperti
                   kecepatan daya cerna yang berbeda dari pati resisten tipe 2 dengan sumber jagung,

                   kacang merah dan kentang. Tidak ditemukan alasan yang jelas kenapa tiap jenis sumber
                   pati resisten memiliki perbedaan efek fisiologis (Haralampu, 2000).




                                                                                                    41
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47