Page 40 - Modul Teknologi Penangkapan Ikan 2021
P. 40
pada bolder kanan kapal lampu penahan untuk menahan ujung alat tangkap
pada saat diturunkan.
Seluruh ABK mengenakan semua perlengkapan kerja, mulai dari baju hujan,
sarung tangan, dan sepatu kerja.
Setelah semua persiapan selesai, lampu kerja bagian belakang dimatikan
kembali oleh asisten fishing master selanjutnya kesiapan tersebut dilaporkan kepada
Fishing Master yang berada di anjungan. Kapal jaring bergerak diikutikapal
lampu penahan (skiff light boat) di belakang menuju ke kapal lampu yang sedang
mengkonsentrasikan ikan.
Posisi setting light boat berada disebelah kanan kapal jaring. Semua ABK
sudah siap di posisi masing-masing 3-4 ABK di haluan kapal, 3 ABK dibagian
jaring dan yang lainnya di winch dan roller line.
Fishing Master mengemudikan kapal jaring menempatkan posisi sebaik
mungkin sesuai kondisi arus dan angin terhadap gerombolan ikan dan kapal lampu
setting sama seperti yang dikemukakan oleh Tomasila dan Usemahu (2004),
dimana posisi kapal harus di atas arus dan dibawah angin. Setelah posisi tepat maka
nahkoda kapal lampu memberikan isyarat kepada fishing master dengan
menggunakan senter kemudian fishing master memberikan intruksi kepada
maestro/kepala kerja dengan menggunakan radio untuk pelaksanaan setting.
Selanjutnya tali tambat antara kapal purse seine dan kapal lampu di ariah.
d) Penurunan Alat Tangkap (setting)
Penurunan jaring dapat dilakukan dengan urutan kerja sebagai berikut :
Kapal tarik KM Terbit III merapat pada buritan kapal penangkap KM. Timur Laut
00 untuk mengambil tali kerut dan tali pelampung, di ikatkan pada haluan, siap
untuk menarik dengan arah mundur guna menahan alat tangkap pada waktu setting.
Kapal penangkap KM. Timur Laut 00 menempatkan pada posisi dimana arah arus
datang dari depan haluan atau arus berlawanan dengan haluan.
14

