Page 5 - BUKU MANDAILING KLS 7 BAB IV
P. 5
Lambang “ ” ini disebut sebagai variabel / peubah. Penggunaan variabel/ peubah digunakan dalam
suatu perhitungan untuk mewakili suatu nilai yang belum diketahui.
Bentuk aljabar adalah bentuk penulisan yang merupakan kombinasi antara koefisien dan variabel
serta konstanta.
a. Suku
Dalam memahami pengertian dari bentuk aljabar dan suku, maka perhatikanlah contoh-contoh
berikut ini :
1. 12
2. 3 +
3. + + +
4. 5 + 4 + 7
2
5. 2 + 4 − 3 + 5
2
Contoh diatas merupakan bentuk aljabar . Jika kita mengamati bentuk aljabar pada contoh
tersebut, maka akan ditunjukkan :
1. Bentuk aljabar 12 adalah bentuk aljabar dengan satu suku yaitu 12 .
2. Bentuk aljabar 3 + adalah bentuk aljabar dengan 2 suku yaitu 3 dan .
3. Bentuk aljabar + + + adalah bentuk aljabar dengan 4 suku yaitu , , dan .
4. Bentuk aljabar 5 + 4 + 7 adalah bentuk aljabar dengan 3 suku yaitu 5 , 4 7.
2
2
5. Bentuk aljabar 2 − 3 + 5 adalaah bentuk aljabar dengan 3 suku yaitu 2 , −3 5.
2
2
b. Pengertian Koefisien, Konstanta dan Variabel
Sebelum mengetahui mengenai koefisien, konstanta dan variabel, perhatikan terlebih dahulu
penjelasan dibawah ini!
Bentuk aljabar 5 memiliki faktor perkalian 5 dan . Faktor perkalian yang berupa konstanta,
yaitu 5 disebut koefisien dan faktor perkalian yang bukan konstanta tetapi berupa huruf atau lainnya,
yaitu disebut variabel (peubah).
BAB 4 Aljabar 95