Page 52 - KM Informatika-BS-KLS-VIII_Neat
P. 52

b.  Konversi Bilangan Desimal menjadi Bilangan Biner dan Oktal
                 Nah, pada kasus • dan – dari kisah Tas dan Logam Mulia Batang, kita dapat
                 melihat bahwa bilangan basis ”“ dapat dikonversi menjadi bilangan basis •
                 dan 8. Kita tidak perlu melakukan konversi tersebut dengan membayangkan
                 sedang memasukkan logam mulia batang ke         dalam  sebuah  tas dengan
                 kapasitas tertentu. Berikut merupakan langkah-langkah untuk mengonversi
                 bilangn N  menjadi bilangan basis lain.
                           ”“
                 1.  Buatlah  sebuah  variabel  untuk menampung bilangan hasilnya.     Kita
                     misalkan nama variabel tersebut adalah “hasil”.

                 •.  Bagi bilangan N  dengan basis bilangan yang dituju.
                                    ”“
                 –.  Catat sisa hasil bagi dari langkah • pada bagian terdepan epaling kirif dari
                     variabel “hasil”.
                 —.  Ganti bilangan N  dengan hasil dari langkah •.
                                      ”“
                 ˜.  Ulangi langkah •-— sampai nilai N  menjadi “.
                                                      ”“
                    Untuk membantu    pemahaman mengenai perhitungan konversi bilangan
                 y  berbed  basis, silak  perhatik  Gambar •.”“. Gambar tersebut




                 membantu    kalian lebih  memahami apa yang dimaksud         dengan hasil
                 pembagian dalam bilangan bulat dan sisa hasil bagi.














                                          Gambar 2.10 - Pembagian Bilangan

                    Sebagai contoh,  kita akan mengeksekusi langkah-langkah  yang baru  saja
                 kalian baca. Kita akan gunakan angka yang sama dengan kasus Tas dan Logam
                 Mulia Batang agar kalian dapat membandingkan hasilnya.















               40   Informatika untuk SMP Kelas VIII
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57