Page 5 - SENI BUDAYA
P. 5
1.3.3 Gerakan dan Koreografi
Gerakan dalam tari tradisional Indonesia sangat beragam, mulai dari gerakan
halus dan lemah gemulai dalam tarian Jawa hingga gerakan cepat dan dinamis
dalam tarian Sumatera dan Sulawesi. Koreografi tarian sering kali
menceritakan sebuah kisah atau simbolisme tertentu yang terkait dengan
budaya dan kepercayaan masyarakat setempat.
1.4 Makna dan Fungsi Tari Tradisional
1.4.1 Makna Ritual dan Keagamaan
Banyak tarian tradisional yang memiliki makna sakral dan digunakan dalam
upacara-upacara adat atau keagamaan. Tarian ini sering kali dianggap sebagai
persembahan kepada dewa atau roh leluhur. Misalnya, Tari Kecak sering
dipentaskan dalam upacara keagamaan di pura-pura di Bali.
1.4.2 Fungsi Sosial dan Hiburan
Selain makna ritual, tari tradisional juga berfungsi sebagai hiburan dan sarana
pergaulan dalam masyarakat. Tarian seperti Tari Piring dan Tari Saman sering
dipentaskan dalam acara-acara adat dan perayaan untuk menghibur tamu
dan mempererat hubungan sosial.
1.4.3 Pendidikan dan Penyampaian Pesan
Tari tradisional sering digunakan sebagai sarana pendidikan untuk
menyampaikan nilai-nilai moral, sejarah, dan budaya kepada generasi muda.
Melalui tarian, pesan-pesan penting tentang kehidupan, adat istiadat, dan
kepercayaan dapat disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah
diingat.
1.5 Pelestarian dan Pengembangan Seni Tari
1.5.1 Upaya Pelestarian
Pelestarian tari tradisional menjadi sangat penting di tengah arus globalisasi
yang semakin kuat. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah dan komunitas
budaya untuk menjaga keberlangsungan tarian tradisional, seperti
pendokumentasian, pembentukan sanggar tari, dan penyelenggaraan festival
budaya.
4