Page 25 - MODUL 1_ESTI FB
P. 25
B. Gerakan Merkantilisme
Merkantilisme adalah suatu kebijaksanaan politik-ekonomi dari suatu negara yang ikut
campur dalam sistem perdagangan dengan tujuan untuk memupuk kekayaan berupa
emas dan logam mulia yang sebanyak-banyaknya sebagai standar dan ukuran kekayaan,
kesejahteraan dan kekuasaan Negara.
1. Sebab timbulnya
Merkantilisme didasarkan pada kenyataan, bahwa pada abad ke 16 dan ke 17
banyak negara Eropa telah menjadi negara Nasional yang masing-,asing ingin mem-
perkuat diri dalam kedudukannya dengan cara membina sistem administrasi maupun
angkatan perang. Mereka beranggapan bahwa pemilik logam mulia akan memiliki
kedudukan yang kuat karena emas dan perak menjadi ukuran kemakmuran dan
kekayaan suatu negara. Akibat dari pendapat seperti ini maka daerah koloni/jajahan
dirampas kekayaannya antara lain: Kerajaan Inca di Peru : Kerajaan Maya dan Astek
di Mexico oleh Portugis dan Spanyol.
2. Aspek-aspek Merkantilisme, antara lain :
a. Politik Uang: berusaha memiliki logam mulia sebanyak-banyaknya agar dipakai
untuk membanyar pegawai negeri dan militer,
b. Politik Tarif: adanya neraca pembayaran yang menguntungkan dan eksport
dimajukan sedangkan import dibatasi dengan menaikka bea masuk yang tinggi
misalnya dengan proteksi.
c. Politik Idustri: menggalakkan kegiatan industri dan mengubah bahan baku menjadi
bahan jadi untuk eksport.
d. Politik Perkapalan: Act of Navigation yang dikeluarkan 1651 dan kembali lagi
tahun 1660 oleh P.M Cromwell sangat membantu perkapalan Inggris yaitu =
Undang-Undang yang bertujuan melindungi perdagangan dari negara
saingannya pada masa Merkantilisme.
e. Politik Kolonial: Daerah jajahan sebagai penghasil bahan baku dan penjualan hasil
industri perlu diawasi.
f. Politik Penduduk: Menggalakkan pertambahan penduduk sebab diperlukan
banyak tenaga kerja untuk keperluan tenaga kerja untuk keperluan Industri. Hal
ini menyebabkan eksploitasi tenaga kerja dibawah umur.
g. Pengawasan: Negara mengawasi perkembangan perekonomian dan jika perlu
turut campur tangan (sistem etatisme)
h. Keluar Eropa: berlomba-lomba mencari daerah jajahan, untuk bahan baku,
pemasaran.
Merkantilisme dapat mencapai tujuannya yaitu memasukkan banyak uang ke kas
Negara, namun akibatnya harga barang dalam negeri tidak terjangkau oleh daya beli
masyarakat. Pengaruh merkantilisme tersebar ke seluruh Eropa, antara lain : Jerman,
Perancis, Inggris, dan Belanda.
3. Dampak negative Merkantilisme:
a. Melenyapkan kemerdekaan manusia
b. Menyebabkan bangsa-bangsa saling membenci dan menimbulkan perang
c. Memberikan hak yang menguntungkan kepada pengusaha dalam negeri sehingga
pengusaha dapat menaikkan harga barang semaunya, maka rakyatlah yang
dirugikan
d. Para petani menjadi sangat miskin khususnya di Perancis karena harga gandum
merosot tajam.
C. Reformasi Gereja
“Reformasi” berarti pembaharuan. Dalam sejarah Gereja dikenal ada tiga pengertian
reformasi yaitu:
Historia Sejarah Perminatan Kelas 11-IPS Semester I SMA/MA K-13 27