Page 141 - Drs. Adrianus Howay, MM - Meretas Batas Pendidikan di Tanah Papua
P. 141

Mulai  awal  kerja  sebagai  CPNS, ia  lalui  dengan
            semangat.  Sekalipun sudah bekerja,  Adrian lebih memilih
            tinggal di asrama Uncen. Ia masih aktif ikut kegiatan mahasiswa
            Uncen yang digelar di kampus.


                    Selama  setahun  berselang,  Adrian  dipindahkan  ke
            Kanwil Pendidikan dan Kebudayaan yang bertempat di Kotaraja
            dan menjadi pegawai pertama di Balai Penataran Guru (BPG)_

            cikal  bakal LPMP. Di Balai  Penataran  Guru itulah  Adrian
            mengembangkan kariernya.
























                    Kepala BPG Papua, M Arifin, sangat perhatian kepada
            Adrian.  Arifin  menyarankan  agar  Adrian  mengambil  jenjang
            pendidikan  pascasarjana  kerjasama  dengan Perguruan  Tinggi

            Swasta  (PTS). Adrian  menolak  tawaran Arifin  dengan  sopan.
            Penolakan  itu bukan  tanpa  alasan,  ia  mengincar  program
            beasiswa pascasarjana dari Direktorat Jendral Pendidikan Dasar
            dan Menengah (Ditjen Dikdasmen).

                                                                           129
   136   137   138   139   140   141   142   143   144   145   146