Page 235 - FIKIH MA KELAS XI
P. 235
F. ASHABAH
Menurut bahasa ashabah adalah bentuk jamak dari "'ashib" yang artinya
mengikat, menguatkan hubungan kerabat/nasab. Menurut istilah ashabah adalah ahli
waris yang bagiannya tidak ditetapkan tetapi bisa mendapat semua harta atau sisa
harta setelah harta dibagi kepada ahli waris zawil furud. Ahli waris yang menjadi
ashabah mempunyai tiga kemungkinan:
Mendapat seluruh harta waris saat ahli waris zawil furudh tidak ada.
Mendapat sisa harta waris bersama ahli waris zawil furudh saat ahli waris zawil
furudh ada.
Tidak mendapatkan sisa harta warisan karena warisan telah habis dibagikan
kepada ahli waris zawil furud
Di dalam istilah ilmu faraid, macam-macam ashabah ada tiga yaitu:
Ashabah binafsihi yaitu ahli waris yang menerima sisa harta warisan dengan
sendirinya, tanpa disebabkan orang lain.
Ahli waris yang masuk dalam kategori ashabah binafsihi yaitu:
Anak laki-laki
Cucu laki-laki
Ayah
Kakek
Saudara kandung laki-laki
Saudara seayah laki-laki
Anak laki-laki saudara laki-laki kandung
Anak laki-laki saudara laki-laki seayah
Paman kandung
Paman seayah
Anak laki-laki paman kandung
Anak laki-laki paman seayah
Laki-laki yang memerdekakan budak
FIKIH MA PEMINATAN IPA, IPS, BAHASA & MA KEJURUAN KELAS XI 171