Page 52 - E-MODUL DRAFT BUKU MEDIA PEMBELAJARAN EKONOMI DAN TIK ( SYIFA VIONALITA 19053063)
P. 52
Gangguan ini berkaitan dengan alat atau media yang kita gunakan dalam
berkomunikasi. Suara yang terputus-putus akibat microphone yang jelak, atau
gambar yang buram. Presentasi seorang guru menjadi terhambat karena tidak
tersedia in-focus, padahal materi yang akan disampaikan semua berada
pada file di komputer.
3. Gangguan Semantik.
Semantik merupakan pengetahuan mengenai pengertian kata-kata yang
sebenarnya. Kata yang sama akan diartikan berbeda untuk orang-orang yang
berlainan. Kata “cokot” berarti “ambil” untuk orang Sunda, sedangkan untuk
orang Jawa berarti “makan”. Banyak kata-kata yang maknanya berbeda bila
kita tidak memahami konteks yang menyertai dalam suatu proses
pembelajaran.
4. Gangguan Budaya.
Setiap masyarakat memiliki lambang-lambang tertentu untuk mengungkap
sesuatu sesuai dengan kebiasaan dan tradisi kelompok sosial masing-masing.
Orang India untuk mengatakan setuju dengan cara menggelengkan kepala ke
kiri-ke kanan, sedangkan orang Indonesia isyarat itu menunjukan
ketidaksetujuan. Demikian pula acungan jempol akan diartikan berbeda oleh
kelompok sosial yang berbeda.
5. Gangguan Kepentingan.
Komunikan hanya akan memperhatikan pesan yang dianggap ada
hubungannya dengan kepentingan dia. Kepentingan membuat seseorang
selektif dalam menanggapi suatu pesan. Pada saat tertentu, peserta tidak akan
memperhatikan apa yang dijelaskan oleh pendidik ketika dia menganggap
penjelasan pendidik semakin tidak jelas, semakin bingung, bahkan semakin
stres.
6. Gangguan Motivasi.
Motivasi akan mendorong sesorang berbuat sesuai dengan keinginan atau
kebutuhan. Pendidik harus mampu menyusun strategi komunikasi dan strategi
pembelajaran agar motivasi belajar siswa terbangun. Dengan demikian
52