Page 107 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 OKTOBER 2019
P. 107
Title UMK KOTA BANDUNG DIPREDIKSI NAIK RP 300 RIBU TAHUN DEPAN, TERLALU KECIL BAGI
YANG SUDAH BERKELUARGA
Media Name jabar.tribunnews.com
Pub. Date 30 Oktober 2019
Page/URL https://jabar.tribunnews.com/2019/10/30/umk-kota-bandung-diprediksi-na ik-rp-300-
ribu-tahun-depan-terlalu-kecil-bagi-yang-sudah-berkeluarga
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Upah Minimum Kota (UMK) Bandung diprediksi naik
8,51 persen dari UMK tahun lalu sebelumnya atau sekitar Rp 300.000.
"Kenaikan UMK sesuai dengan PP No. 78 tahun 2015 tentang Dewan Pengupahan,"
ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, Arief Saefudin , di
kantornya, Rabu (30/10/2019).
Arief mengatakan, rapat pertama pembahasan UMK Kota Bandung digelar Kamis
lalu dan disepakati penetapan UMK tahun 2020 disesuaikan dengan PP No 78 tahun
2015.
Disinggung mengenai kapan deadline penetapan UMK Kota Bandung , Arief
mengatakan secepatnya dilakukan akhir November 2019.
Menurut Arief, rapat menetapkan UMK dibahas Unsur Dewan Pengupahan Kota
yaitu Pemkot Bandung, Serikat Pekerja/Buruh, Apindo, BPS Kota Bandung, dan
Akademisi.
"Pertemuan penetapan nilai UMK akan kami lakukan bulan November," ujarnya.
Di tempat terpisah, Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Kota
Bandung, Hermawan, mengatakan, kenaikan UMK ini berdasarkan inflasi dan laju
pertumbuhan ekonomi nasional. Sehingga ditemukan angka kenaikan diprediksi 8,51
persen dari tahun lalu atau sekitar Rp 300 ribu.
Menurut Hermawan, kenaikan itu terlalu kecil bagi yang sudah berkeluarga, tapi
bagi yang masih membujang mungkin cukup.
"Kenaikan ini tidak akan cukup untuk kehidupan sehari-hari. Karena hitungan ini
untuk pekerja lajang," katanya.
Tahun ini, menurut Hermawan, pihaknya menitik beratkan pada empat sektor
unggulan Kota Bandung.
Page 106 of 173.

