Page 71 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 OKTOBER 2019
P. 71

Title          BESOK, BURUH DEMO BESAR-BESARAN TOLAK KENAIKAN UMP DI KEMENAKER
               Media Name     tempo.co
               Pub. Date      30 Oktober 2019
                              https://bisnis.tempo.co/read/1266212/besok-buruh-demo-besar-besaran-to lak-kenaikan-
               Page/URL
                              ump-di-kemenaker
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative









               TEMPO.CO, Jakarta - Gabungan buruh dari daerah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten
               yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan
               menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kementerian Ketenagakerjaan pada esok hari,
               Kamis, 31 Oktober 2019. Unjuk rasa ini dilakukan sebagai bentuk penolakan upah
               minimum provinsi (UMP) yang naik 8,51 persen.

               Dalam unjuk rasa itu, KSPI menuntut agar Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun
               2015 tentang Pengupahan (PP 78/2015) segera direvisi. "Apalagi Presiden Jokowi
               sudah berulangkali menegaskan sikapnya untuk merevisi PP 78/2015," ujar Presiden
               KSPI Said Iqbal seperti dikutip dari siaran pers, Rabu, 29 Oktober 2019.

               Iqbal menyebutkan dalam PP 78/2015 telah diatur formula kenaikan UMP atau UMK
               berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi di tingkat nasional. Tahun ini,
               besarnya inflasi yang digunakan adalah sebesar 3,39 persen dan pertumbuhan
               ekonomi sebesar 5,12 persen. Atas dasar itu, kenaikan UMP/UMK tahun 2020 adalah
               sebesar 8,51 persen.

               Namun KSPI menuntut kenaikan UMP/UMK 2020 berkisar antara 10- 15 persen.
               Pasalnya, angka kenaikan sebesar ini telah didasarkan pada survei pasar mengenai
               kebutuhan hidup layak yang sudah ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya.

               Kalangan buruh meminta agar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang baru
               seminggu resmi menduduki jabatan ini segera mengabulkan tuntutan buruh.
               "Mengingat lima tahun posisi Menaker dijabat Hanif Dhakiri, kondisi ketenagakerjaan
               tidak mengalami perbaikan yang signifikan," ucapnya.

               Selama ini, kata Iqbal, pemerintah mendorong adanya dialog sosial. "Tetapi giliran
               menetapkan kenaikan upah minimum dilakukan secara sepihak. Ini menunjukkan
               sikap anti demokrasi."

               Pada hari ini sejumlah buruh DKI Jakarta telah mendatangi Balai Kota, mereka
               menyuarakan tuntutan yang sama. Dalam rekomendasi mereka, kenaikan UMP DKI
               Jakarta harusnya sebesar 16 persen atau menjadi Rp 4,6 juta pada 2020.








                                                       Page 70 of 173.
   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76