Page 79 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 MARET 2020
P. 79
Title FASILITAS ANGGOTA DINAIKAN, BPJAMSOSTEK MENGAKU TAK RUGI
Media Name liputan6.com
Pub. Date 02 Maret 2020
https://www.liputan6.com/bisnis/read/4191889/fasilitas-anggota-dinaika n-bpjamsostek-
Page/URL
mengaku-tak-rugi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Tak lagi setor ke negara, BPJAMSOSTEK , meningkatkan manfaat
program JKK dan JKM (Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian), tanpa
kenaikan iuran yang dibebankan pada peserta.
Direktur Umum dan SDM BPJAMSOSTEK, Naufal Mahfudz mengatakan, hal tersebut
bisa dilakukan setelah adanya perhitungan aktuari yang telah lama dilakukan serta
hitungan rasio klaim peserta. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan berbagai
pihak seperti Kementrian Tenaga Kerja dan Kementrian Keuangan.
"Kita kaji sudah lama, sekitar 1.5 tahun, termasuk menghitung aktuari dan rasio
klaim. Sehingga kita punya peluang menaikan manfaat tersebut" katanya, di acara
Sosialisasi Peraturan Pemerintah 82 (SIAPP 82), Senin (2/3/2020).
Selain itu, saat ini BPJAMSOSTEK telah menjadi badan hukum publik dan tidak lagi
memiliki kewajiban membayar deviden kepada negara, sehingga bisa memberikan
pelayanan maksimal kepada peserta. Dengan begitu, di mengklaim bisa dipastikan
BPJAMSOSTEK tidak akan mengalami kerugian meskipun tanpa kenaikan iuran.
"Saat ini kita sudah menjadi badan hukum publik dan tidak lagi diwajibkan
menyetor deviden ke pemerintah sehingga dana yg dikelola sepenuhnya untuk
peserta," lanjutnya.
Dengan disahkannya peraturan ini total manfaat santunan JKM meningkat sebesar
75 persen menjadi Rp 42 juta. Hal ini tidak terlepas dari kepedulian pemerintah
untuk membantu meringankan beban pekerja atau keluarganya yang ditinggalkan.
Adapun perincian santunan kematian program JKM naik dari Rp 16,2 juta menjadi
Rp 20 juta, santunan berkala meninggal dunia dari Rp 6 juta untuk 24 bulan
menjadi Rp 12 juta, dan biaya pemakaman naik dari Rp 3 juta menjadi Rp 10 juta..
Page 78 of 99.

