Page 81 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 MARET 2020
P. 81
Dalam surat tersebut tertulis bahwa aksi mogok yang diikuti oleh Rizki sejak tanggal
21-28 Februari dianggap tidak sah.
"Maka dengan ini kami beritahukan bahwa tindakan yang saudara/i lakukan
dikualifikasikan sebagai mangkir," demikian isi surat tersebut.
Padahal menurut Sherin, aksi mogok yang dilakukan oleh buruh AICE sama sekali
tak melanggar hukum. Aksi tersebut dilakukan karena perundingan yang telah
dilakukan sebelumnya tak berujung mufakat.
"Ada [pemberitahuan mogok kerja]. Lengkap. Kami juga sudah lapor polisi dan ada
LP, masih ngambang. Tahap selanjutnya gelar perkara, tapi ngambang," tulisnya di
kolom reply saat salah seorang warganet bertanya apakah ada pemberitahuan
mogok kerja sebelumnya.
Bukan kali ini saja PT AFI yang memproduksi es krim AICE didemo oleh para buruh.
Sebelumnya, pada tahun 2017, perusahaan tersebut juga diprotes karena status
karyawan yang tidak jelas. Berkat aksi tersebut, sebanyak 665 buruh diangkat
sebagai karyawan tetap.
Namun, tak lama berselang, produsen es krim AICE itu kembali bermasalah karena
memberikan cek kosong pada karyawan senilai Rp 600 juta. Cek tersebut
rencananya akan dibagikan kepada 600 orang karyawan sehingga per orang
menerima bonus Rp 1 juta. Namun, setelah ditunggu hingga satu tahun lamanya
ternyata cek tersebut kosong..
Page 80 of 99.

