Page 85 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 MARET 2020
P. 85
Namun permintaan tersebut tak pernah ditanggapi oleh pihak agen penyalur
Kuraesin. Kuraesin pun akhirnya nekat kabur dari tempat penampungan yang
berlantai empat tersebut. Nahas ia terjatuh sehingga langsung tewas di tempat.
"Sebelum meninggal, pada 24 Desember 2019 almarhumah menghubungi saya
meminta pertolongan agar dirinya segera dipulangkan ke Indonesia karena bekerja
tidak sesuai apa yang sudah dijanjikan oleh pihak perekrut," ungkap Juwarih.
Dia mengatakan, Kuraesin berangkat melalui salah seorang sponsor yang
memintanya untuk bekerja di Arab Saudi. Dengan melalui berbagai perantara,
Kuraesin pun akhirnya bisa berangkat.
Di sana ia dijanjikan untuk bekerja mengurus anak kecil dengan janji gaji yang
besar. Mendapat tawaran menggiurkan tersebut, Kuraesin pun menerimanya.
Padahal rencana awal ia ingin bekerja ke negara Hong Kong. Kuraesin pun
menjalani tes kesehatan sebelum diberangkatkan ke Arab.
"Pada 5 November 2019 diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju
Singapura. Dari Singapura kemudian ke Arab Saudi ," ungkap dia.
Dua bulan bekerja di sana, buruh migran tersebut sudah lima kali gonta-ganti
majikan. Hal itu membuatnya tak nyaman sehingga ia ingin segera pulang ke
Indramayu . Kuraesin beralasan dirinya kecewa karena bekerja tak sesuai apa yang
diharapkan. Saat ini pun jenazah buruh migran nahas tersebut diupayakan untuk
dipulangkan ke Indonesia.***.
Page 84 of 99.

