Page 88 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 MARET 2020
P. 88
Title EMIL: PERIKSA TENAGA KERJA TIONGKOK SEBAGAI ANTISIPASI COVID-19
Media Name antaranews.com
Pub. Date 02 Maret 2020
https://www.antaranews.com/berita/1330886/emil-periksa-tenaga-kerja-ti ongkok-
Page/URL
sebagai-antisipasi-covid-19
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Sentul, Bogor - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menginstruksikan Dinas Tenaga Kerja
Dan Transmigrasi untuk memeriksa setiap tenaga kerja asal Tiongkok untuk antisipasi
penyebaran virus corona atau Covid-19.
"Saya sudah instruksikan Dinas Tenaga Kerja untuk mengecek keberadaan tenaga kerja
dari Tiongkok posisinya gimana-gimana, harus rajin dikoordinasikan," ujarnya usai
menghadiri kegiatan rapat kerja percepatan penyaluran dan pengelolaan dana desa tahun
2020 di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin.
Ia juga akan meningkatkan kewaspadaan melalui bantuan Imigrasi sehingga, para
pendatang di pelabuhan maupun bandara akan diperiksa temperatur tubuhnya sebagai
bentuk pencegahan.
"Mereka yang datang dari pelabuhan maupun dari mana, itu dicek temperaturnya," katanya.
Di samping itu, ia menyiagakan rumah sakit utama yang ada di 27 daerah Jawa Barat. Emil
mengimbau seluruh warganya agar segera memeriksakan diri ke rumah sakit jika
mengalami gejala yang mirip dengan gejala Covid-19.
"Segera periksa, karena sulit dibedakan. Kemudian tim dari Rumah Sakit Hasan Sadikin
akan menindaklanjuti, termasuk yang akan mengirim contoh (sample), apakah seseorang
teridentifikasi positif negatif, itu akan dilakukan,"kata Emil.
Sebelumnya, Emil menetapkan Provinsi Jawa Barat siaga satu Covid-19 setelah ada dua
warga Kota Depok positif terjangkit.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan dua warga negara Indonesia yang
dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 tinggal di Depok, Jawa Barat.
Di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, ia menjelaskan bahwa dua warga yang
dinyatakan positif terserang Covid-19 tersebut merupakan seorang wanita (31) dan ibunya
(64).
"Ada WN Jepang yang tinggal di Malaysia, melakukan perjalanan ke Indonesia, kembali ke
Malaysia. Setelah beberapa hari sakit, maka dicek di sana, kena (terdeteksi) monitor,
dikatakan Covid-19 positif. Pemerintah Malaysia menghubungi kit. Kita lakukan tracking
(pelacakan), melakukan close contact (kontak dekat) dengan pasien ini. Kita tindak lanjuti,
sistem di sini berjalan," katanya.
Pewarta: M Fikri Setiawan Editor: Erafzon Saptiyulda AS COPYRIGHT (c)2020 .
Page 87 of 99.

