Page 74 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 MARET 2020
P. 74

Title          KPBI: UU KETENAGAKERJAAN SAJA BELUM BAIK, DIPERBURUK RUU CILAKA
               Media Name     tirto.id
               Pub. Date      02 Maret 2020
               Page/URL       https://tirto.id/kpbi-uu-ketenagakerjaan-saja-belum-baik-diperburuk-ru u-cilaka-eCoC
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative








               Draf Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja dan naskah akademiknya telah
               disampaikan oleh Pemerintah ke DPR. DPR didesak menolakk RUU yang
               menggunakan pendekatan omnibus law tersebut.

               Soalnya, dalam proses penyusunannya di lingkup pemerintah, RUU itu sudah
               menyimpan banyak persoalan. Pemerintah hanya membuka akses dan melibatkan
               asosiasi pengusaha tertentu dan sama sekali tidak membuka akses kepada publik
               secara luas. Prosesnya pun cenderung ingin dipercepat sebagaimana arahan
               Presiden yaitu dalam 100 hari.

               Hanya asosiasi pengusaha besar dan segelintir elit yang memiliki akses sedangkan
               masyarakat yang akan terkena dampak tidak dilibatkan sama sekali. Akses publik
               sama sekali tidak mudah dalam mengakses RUU Cipta Kerja ini. Sangat berbeda
               dengan RUU lainnya yang bisa dikritisi sejak pembahasan di tingkat pemerintah.

               Permasalahan RUU Cipta Kerja tidak hanya terdapat dalam proses, melainkan juga
               pada substansi. RUU ini masih memasukkan ketentuan yang telah dinyatakan tidak
               berlaku oleh Mahkamah Konstitusi.
               loading...

               Bahkan, Pasal 170 RUU Cipta Kerja juga memberikan kewenangan bagi Pemerintah
               untuk mengubah isi Undang-undang hanya lewat peraturan pemerintah. Selain itu
               terdapat begitu banyak materi dalam RUU Cipta Kerja yang melampaui niatan yang
               disampaikan Pemerintah kepada publik bahwa RUU ini akan melakukan simplifikasi
               perizinan berusaha.

               Usaha Pemerintah untuk melakukan pembenahan regulasi, yang sebetulnya
               merupakan penyebab utama kurang atraktifnya Indonesia untuk investor, malah
               tersia-sia begitu. Alih-alih membenahi situasi hiper-regulasi, justru RUU Cipta Kerja
               menambah lebih banyak peraturan pelaksana untuk implementasinya; tanpa proses
               evaluasi dan monitoring yang jelas.

               "Substansi yang diatur dalam RUU ini juga menabrak banyak undang-undang dan
               sistem yang sudah lazim berlaku, mulai ketenagakerjaan, kelautan, perikanan, tata
               ruang, lingkungan hidup, bangunan gedung, pangan, kehutanan, kearifan lokal
               hingga media," kata Muhamad Isnur dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum
               Indonesia dalam keterangan tertulis Koalisi Masyarakat Sipil Tolak RUU Cipta Kerja
               belum lama ini.



                                                       Page 73 of 99.
   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79