Page 100 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 JANUARI 2020
P. 100
maksimal sebesar 56 kali upah, bantuan beasiswa, hingga manfaat pendampingan
dan pelatihan untuk persiapan kembali bekerja (return to work).
Manfaat JKK di atas, lanjut Ida, menjadi semakin baik lagi karena adanya perubahan
peningkatan manfaat sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor
82 Tahun 2019, antara lain berupa santunan pengganti upah selama tidak bekerja
ditingkatkan nilainya menjadi sebesar 100% untuk 12 bulan dari sebelumnya 6
bulan dan seterusnya sebesar 50% hingga sembuh.PP tersebut juga mengatur
peningkatan manfaat biaya transportasi untuk mengangkut korban yang mengalami
kecelakaan kerja. Biaya transportasi angkutan darat dinaikan dari Rp1 juta menjadi
maksimal Rp5 juta, biaya transportasi angkutan laut naik dari Rp1,5 juta menjadi
Rp2 juta, dan biaya transportasi angkutan udara dinaikan menjadi Rp10 juta dari
sebelumnya Rp2,5 juta.
"Kami memastikan, ketahanan dana program JKK dan JKM yang dikelola BP
Jamsostek masih sangat cukup untuk menopang manfaat yang baru, sehingga
peningkatan manfaat ini dapat dilaksanakan tanpa menaikkan iuran kepesertaan,"
jelas Ida.
Ida menambahkan, manfaat program JKK lainnya, yakni bantuan beasiswa.
Berdasarkan PP Nomor 82 Tahun 2019, bantuan beasiswa juga mendapatkan
kenaikan cukup signifikan. Sebelumnya, bantuan beasiswa diberikan sebesar Rp12
juta untuk satu orang anak, namun saat ini menjadi maksimal sebesar Rp174 juta
untuk dua orang anak.
Sementara itu, Direktur Utama BP Jamsostek, Agus Susanto mengatakan, dengan
adanya pemberian beasiswa yang sesuai dengan jenjang pendidikan dan nominal
yang lebih besar, pendidikan anak dari peserta BP Jamsostek akan lebih terjamin.
"Beasiswa akan diberikan sejak taman kanak-kanak (TK) hingga anak pekerja lulus
dari bangku kuliah," katanya.
Tidak hanya program JKK, tambah Agus, program JKM juga mengalami peningkatan
manfaat yang cukup signifikan. Selama ini, kata Agus, manfaat program JKM yang
diterima ahli waris terdiri dari santunan kematian yang diberikan secara sekaligus
dan berkala selama 24 bulan dan bantuan biaya pemakaman dan beasiswa untuk 1
orang anak dengan total manfaat sebesar Rp24 juta. Namun, dengan disahkannya
PP Nomor 82 Tahun 2019, total manfaat santunan JKM meningkat sebesar 75%
menjadi Rp42 juta. Menurutnya, peningkatan manfaat tersebut tidak terlepas dari
kepedulian pemerintah untuk membantu meringankan beban pekerja atau
keluarganya yang ditinggalkan.
Adapun perinciannya, yakni santunan kematian program JKM naik dari Rp16,2 juta
menjadi Rp20 juta, santunan berkala meninggal dunia dari Rp6 juta untuk 24 bulan
menjadi Rp12 juta, dan biaya pemakaman naik dari Rp3 juta menjadi Rp10 juta.
Selain manfaat diatas, program JKM juga memberikan bantuan beasiswa dengan
perubahan poin-poin yang sama dengan manfaat program JKK, yaitu maksimal
mencapai Rp174 juta untuk dua orang anak.
Page 99 of 110.

