Page 103 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 JANUARI 2020
P. 103

RUMOR PENGHAPUSAN PESANGON KORBAN PHK, INI JAWABAN MENTERI
               Title
                              KETENAGAKERJAAN
               Media Name     fajar.co.id
               Pub. Date      15 Januari 2020
                              https://fajar.co.id/2020/01/15/rumor-penghapusan-pesangon-korban-phk-i ni-jawaban-
               Page/URL
                              menteri-ketenagakerjaan/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive





















               Pemerintah belum terbuka penuh mengenai poin yang diajukan dalam rancangan
               omnibus law cipta lapangan kerja.


               Imbasnya, banyak rumor yang muncul, termasuk soal penghapusan pesangon bagi
               korban pemutusan hubungan kerja (PHK).


               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah membantahnya. Meski lagi-lagi belum bisa
               memerinci poin dalam pembahasan omnibus law tersebut, dia meyakinkan bahwa
               informasi itu hoaks.


               "Enggak. Enggak benar pesangon dihilangkan," tegasnya saat ditemui seusai
               Sosialisasi Kenaikan Manfaat PP 82 (SIAPP82) di Jakarta kemarin (14/1).


               Ida mengatakan, omnibus law cipta lapangan kerja belum masuk Program Legislasi
               Nasional (Prolegnas) 2020. Sehingga belum ada satu pun poin yang dibahas secara
               resmi bersama DPR. Artinya, rancangan undang-undang itu belum menjadi prioritas.
               "DPR sendiri belum memutuskan. List-nya belum," ujarnya.

               Ida turut menyinggung soal komitmen pemerintah dalam melindungi buruh. Salah
               satunya melalui peningkatan manfaat dua program jaminan sosial ketenagakerjaan,
               yaitu jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKm).


               Untuk JKK, nantinya, apabila pekerja mengalami kecelakaan kerja, ahli waris yang
               semula diberi beasiswa hanya 1 anak sebesar Rp 12 juta menjadi 2 anak dengan
               besaran Rp 174 juta atau naik 1.350 persen.

               Selain itu, ada manfaat baru berupa homecare, penambahan besaran biaya
               transportasi, pemakaman, santunan berkala, dan masa kedaluwarsa klaim.






                                                      Page 102 of 110.
   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108