Page 105 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 JANUARI 2020
P. 105

Title          OMNIBUS LAW CIPTA LAPANGAN KERJA BATALKAN 1.244 PASAL DAN 79 UU
               Media Name     sindonews.com
               Pub. Date      15 Januari 2020
                              https://nasional.sindonews.com/read/1497796/12/omnibus-law-cipta-lapan gan-kerja-
               Page/URL
                              batalkan-1244-pasal-dan-79-uu-1579089557
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive



















               Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan
               melalui Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja akan dibatalkan 1.244 pasal dari 79
               undang-undang (UU). Namun jumlah tersebut masih berubah-ubah tergantung
               pembahasan nantinya. "Pasalnya 1.244 tetapi seperti ada arahan baru. Tentu akan
               ada tambahan sesuai hasil rapat hari ini. Dan per hari ini ada 79 undang-undang. Ini
               agak bergerak naik atau turun tergantung pembahasan sampai besok dan hari
               Minggu," katanya di Kantor Presiden, Rabu (15/1/2020).

               Dia mengatakan sebagaimana pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa hal-hal
               yang sifatnya teknis akan diatur di dalam peraturan pemerintah (PP) maupun
               peraturan presiden (perpres). Bahkan dia mengaku secara pararel telah menyiapkan
               aturan teknisnya."Sudah membahas PP antara lain PP Percepatan Penyusunan
               RTR/RDTR. Kemudian PP NSPK Perizinan Lingkungan, NSPK Bangunan Gedung,
               Standar Teknis Bangunan Gedung, Prototipe Bangunan Gedung. Kemudian perpres
               daftar prioritas investasi. Jadi sudah diinventarisasi semua, Bapak Presiden
               mengharapkan PP ini segera dipersiapkan agar pada saat undang-undang diketok di
               DPR, PP-nya bisa segera disusulkan," paparnya


               Airlangga mengatakan penyusunan draf Omnibus Law dibahas dengan 31
               kementerian dan lembaga. Dia menyebut telah melakukan pembicaraan dengan
               pihak-pihak terkait. "Sudah menerima masukan dari berbagai stakeholders. Sudah
               berdialog dengan beberapa organisasi, asosiasi dan serikat-serikat pekerja,"
               tuturnya.

               Terkait penolakan dari kalangan buruh, dia menyebut telah juga melakukan
               pertemuan sebanyak empat sampai lima kali dengan tujuh konfederasi dan 28
               serikat. Dia mengatakan para serikat maupun konfederasi tersebut meminta agar
               dilibatkan sebagai mitra dialog..

               "Pada prinsipnya hampir seluruh konfederasi menerima Omnibus Law ini. Mereka
               menghendaki agar dilibatkan sebagai mitra dialog. Kemarin dalam pertemuan yang



                                                      Page 104 of 110.
   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109   110