Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 JANUARI 2020
P. 56
Title RUU CILAKA DITOLAK BURUH, TAPI MPR SEBUT ITU HADIAH KEMERDEKAAN
Media Name tirto.id
Pub. Date 15 Januari 2020
Page/URL https://tirto.id/ruu-cilaka-ditolak-buruh-tapi-mpr-sebut-itu-hadiah-ke merdekaan-esNl
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani ingin RUU Cipta Lapangan Kerja (RUU Cilaka) jadi
hadiah kemerdekaan.
Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani mengatakan omnibus law RUU Cipta Lapangan
Kerja (RUU Cilaka) ditargetkan selesai "dalam 100 hari kerja." Hal ini ia katakan
setelah bertemu Presiden Joko Widodo, Selasa (14/1/2020) kemarin.
Lebih detail, politikus dari PP itu mengatakan MPR ingin RUU Cilaka "pas ulang
tahun [Indonesia] ke-75 sudah selesai." Agar, katanya di Kompleks DPR MPR RI,
Rabu (15/1/2020) pagi, "[RUU Cilaka] jadi hadiah kemerdekaan." Aliansi buruh
sebenarnya menolak peraturan ini. Dan Arsul tahu itu. Karenanya dia berharap
pemerintah "terus membuka komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat,"
termasuk "teman-teman serikat kerja" agar kepentingan mereka juga
"diakomodasi."
Saat berdemonstrasi di depan Gedung DPR/MPR, para buruh menolak RUU Cilaka
karena itu dianggap akan merugikan pekerja. Para buruh mengatakan hak-hak
mereka yang tercantum dalam UU 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan seperti
hak cuti haid dan pesangon mungkin dihapus karena peraturan baru ini.
Istilah 'RUU Cilaka' berasal dari mereka.
Saat beraudiensi dengan perwakilan serikat, Ketua Badan Legislasi DPR RI
Supratman Andi Agtas mengatakan mereka belum membahas RUU sama sekali
karena naskahnya memang belum dikirim ke pemerintah.
"Kalau pemerintah sudah mengirim [draf], saya bisa pastikan pasti akan melibatkan
teman-teman organisasi buruh dalam proses pembahasan," Supratman berjanji..
(tirto.id - Hukum ) Reporter: Haris Prabowo Penulis: Haris Prabowo Editor: Rio
Apinino
Page 55 of 110.

